Ketik disini

Headline Praya

Kualitas Raskin Buruk, Kades di Lombok Tengah Ancam Pidanakan Bulog

Bagikan

 

PRAYA-Sebagian beras rakyat miskin (raskin) yang dibagikan untuk warga Lombok Tengah (Loteng) berkualitas buruk. Beras berwarna kuning, berkutu, berdebu dan berbatu, tidak layak konsumsi. Parahnya lagi, kuantitas beras tidak sesuai, rata-rata mengalami kekurangan berat hingga satu kilo per karung.

a�?Itu saya ketahui, dari pertemuan seluruh kepala desa (Kades), beberapa hari lalu. Mereka semua mengeluhkan raskin,a�? kata ketua Forum Kepala Desa (FKD) Loteng Sahim pada Lombok Post, Sabtu (20/5) kemarin.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”6″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”1984″ tax_operator=”2″ offset=”1″ order=”desc”]

Persoalan semacam itu, kata Sahim tetap saja terjadi setiap tahunnya. Seharusnya, Bulog belajar dari pengalaman yang ada. Dengan cara, mendroping beras layak konsumsi dan berat karung sesuai. Bukan sebaliknya.

a�?Jangankan manusia, ayam saja menolak,a�? sindirnya.

a�?Kalau tidak percaya, saya tantang Bulog turun di Loteng,a�? lanjut kades Nyerot tersebut.

Biasanya, kata Sahim bulog meminta agar, aparatur pemerintah desa atau warga menukarnya. a�?Tapi, masak itu-itu saja yang kita kerjakan. Tidak ada yang lain yah,a�? kata orang nomor satu dijajaran forum kades Loteng tersebut.

Atas persoalan itu, pihaknya pun berencana akan melaporkannya ke aparat hukum. Ia curiga, ada dugaan permainan di sejumlah gudang Bulog di Loteng. a�?Ini namanya penzoliman,a�? tegasnya.

Untuk mengetahuinya, menurut Sahim maka satu-satunya jalan adalah, harus dibongkar. Ia meminta, pemerintah dan aparat hukum melakukan pemeriksaan di seluruh gudang bulog di Loteng.

a�?Sampai beras dapur rumah saya, terpaksa dikeluarkan untuk masyarakat. Karena memang kualitasnya (raskin) tidak sesuai,a�? cetus kepala dusun (kadus) Beberik Desa Serage Supardi, terpisah.(dss/r2)

 

 

Komentar

Komentar

Tags: