Ketik disini

Praya

Tekong TKI Tertangkap di Bandara Lombok

Bagikan

PRAYAA�– Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng), menangkapA� tekong (calo) TKI berinisial MHA� warga Kampung Rau Pijot, Keruak Lombok Timur (Lotim). Itu setelah, bersangkutan membawa dua calon TKI di Lombok International Airport (LIA).

a�?Kami pun, langsung berkoordinasi dengan avsec LIA dan BP3TKI,a�? kata Dandim 1620/Loteng Letkol Inf. Is Abul Rasi pada Lombok Post, kemarin (22/5).

Ia mengatakan, penangkapan itu berawal, saat dua orang calon TKI atas nama Alimudin warga Tumpuk Pandan Wangi, Jerowaru dan Herman warga Longkak Ketapang, Keruak masuk area terminal LIA. Sementara, tekong MH menunggu di area terminal.

Mencurigai gerak-gerik para calon TKI tersebut, pasukan Kodim berpakaian preman pun menggiringnya ke ruang BP3TKI. Di tempat itu, keduanya diintrogasi. Alhasil, mereka mengakui akan diberangkatkan ke Malaysia menggunakan maskapai penerbangan Batik Air menuju Jakarta, lalu ke Batam, pukul 14.15 Wita hari ini (Senin, kemarin).

Dari Batam, kata Is keduanya kemudian akan menggunakan jalur laut dan darat. Biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 4,5 juta per orang. Dengan rincian, Rp 1,2 juta pembuatan paspor. Lalu, Rp 1,1 juta tiket Lombok-Jakarta-Batam. Sisanya, Rp 1,2 juta untuk biaya masuk ke Malaysia melalui tekong yang sudah menunggu di Batam.

a�?Dari cerita mereka itulah, mencuat nama MH. Kami pun langsung melakukan penyergapan,a�? beber orang nomor satu dijajaran TNI Loteng tersebut.

Saat disergap, tambah Is bersangkutan tidak mengakui. Namun, setelah dipertemukan dengan kedua calon TKI tersebut, bersangkutan hanya bisa terdiam saja. a�?Ingat, sampai kapan pun, kami tetap mengamankan bandara. Siapa pun yang terlibat, kami tindak tegas,a�? ancam.

a�?Seluruh barang bukti dan ketiga orang yang dimaksud, sudah kami serahkan ke BP3TKI, guna ditindak secara hukum. Kami tetap siaga,a�? lanjut Is.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka