Ketik disini

Tanjung

Terminal Aspal Curah Kalla Group Resmi Beroperasi

Bagikan

TANJUNGA�– Kabupaten Lombok Utara saat ini masih menjadi pilihan utama investor. Salah satu investor yang sudah menanamkan modalnya adalah perusahaan Kalla Group yakni PT Bumi Sarana Utama (BSU) yang bergerak di bidang aspal curah.

Peresmian terminal aspal curah milik PT BSU dilakukan di Pelabuhan Carik Bayan, kemarin (22/5). Hadir dalam peresmian ini Direktur Utama Kalla Group Fatimah Kalla, Wagub NTB H Muhammad Amin, Syahabandar Pemenang dan sejumlah perwakilan Pemkab Lombok Utara.

Dirut Kalla Group Fatimah Kalla mengungkapkan sudah sejak tujuh tahun lalu ingin berinvestasi di Lombok Utara. Sebelum terminal dibangun dan diresmikan, dirinya lima tahun lalu sudah meninjau lokasi yang saat ini digunakan sebagai terminal aspal curah.

Lokasi terminal aspal curah yang berada di Pelabuhan Carik ini memiliki faktor pendukung yakni lalu lintas transportasi laut. Selain itu letak strategis Lombok Utara yang mudah dijangkau kapal motor dari wilayah Bali maupun pulau yang berada di bagian timur NTB. a�?Lokasi ini dipilih karena kita lihat ada pelabuhan. Tapi sekarang belum termanfaatkan dengan baik mungkin karena aktivitas ekonomi belum lancar,a�? ujarnya.

Ditambahkan, dengan keberadaan PT BSU ini, pihaknya berharap bisa mewarnai aktivitas pembangunan di NTB dan Lombok Utara khususnya. Menurutnya, potensi yang dimiliki NTB cukup menjanjikan bagi proses pembangunan jangka panjang. a�?Sekarang NTB sangat pesat ingin membangun. Semoga dengan kehadiran terminal aspal curah ini bisa mendorong pembangunan di Lombok Utara ini,a�? harapnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT BSU H. Burhanudin Lestin mengungkapkan, terminal aspal curah Lombok Utara ini merupakan terminal ke-13. Terminal curah lainnya ada di Sulawesi, Kalimantan, dan Papua. a�?Terminal ini berkapasitasi lima ribu metrik ton. Dikerjakan selama delapan bulan. Ini karena kami mendapat dukungan dari masyarakat,a�? ungkapnya.

Ditambahkan, nilai investasi PT BSU di Lombok Utara ini mencapai Rp 30 miliar lebih. Dikerjakan oleh tenaga kerja dalam negeri. Untuk pekerja di PT BSU Lombok Utara adalah 35 orang, dan hanya dua orang saja yang bukan berasal dari NTB. a�?Dua orang kami datangkan dari Sulawesi sebagai kepala cabang dan kepala terminal,a�? tandasnya.

Bahkan sebagian besar pekerja yang ada sudah mendapat training di Makassar. Pihaknya berharap lima tahun ke depan kepala terminal maupun kepala cabang di Lombok Utara bisa berasal dari putra daerah.

Lebih lanjut, Burhanudin mengatakan, komitmen PT BSU didukung sarana terminal aspal curah yang sangat memadai. Sehingga memberikan kualitas aspal yang telah teruji, memenuhi standar nasional dan mutu nasional.

Keberadaan BSU di Lombok Utara A�akan bermanfaat khusus bagi kontraktor. Stok aspal yang disediakan dalam jumlah cukup untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur. a�?Kualitas dan harga boleh sama tapi pelayanannya berbeda. Setiap satu armada memiliki fungsi ganda, bisa memanasi sendiri dengan mesin unit, juga bisa memompa sendiri. Begitu antar, langsung bisa dipakai,a�? paparnya.

Sementara itu, Manager Region V Pertamina Mars Ega Legowo Putra mengapresiasi kehadiran BSU di NTB. Sebagai mitra Pertamina, BSU merupakan salah satu perusahaan yang berkompeten memasarkan aspal curah Pertamina dengan jangkauan wilayah kerja yang luas hingga ke Papua.

Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin mengungkapkan, dengan hadirnya perusahaan swasta akan mendorong proses pembangunan di daerah. Mengacu pada target investasi nasional sebesar Rp 500 triliun, investasi yang masuk ke NTB hanya tiga persen saja.

Untuk memajukan berbagai sektor, diperlukan tambahan infrastruktur dasar mulai dari sarana jalan, listrik dan air bersih. Dibandingkan kawasan barat Indonesia, kawasan timur Indonesia mulai merasakan pertumbuhan ekonomi signifikan. Di NTB sekarang ekonomi tumbuh 7,4 persen termasuk galian dan tambang tertinggi kedua setelah Makassar. Sedangkan non tambang tumbuhnya 5,28 persen. a�?Kehadiran PT BSU ini akan menyerap tenaga kerja apalagi diprioritaskan tenaga kerja lokal, kami sangat apresiasi walaupun disadari kualitas sumber daya manusia di NTB masih terbatas,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka