Ketik disini

Giri Menang Headline

Blusukan ke Pasar Kediri Bupati Fauzan Khalid Pantau Harga Sembako

Bagikan

GIRI MENANGA�– Bupati Lombok Barat H Ffauzan Khalid tak ingin hanya mendapat laporan dari bawahannya. Untuk mengecek kebenaran informasi harga barang stabil jelang Ramadan, orang nomor satu di Lobar ini mengunjungi dua pasar.

Dua pasar yang di kunjungi Fauzan adalah, pasar Narmada dan pasar Kediri. Di sana, dia mencari mafia harga yang bisa membuat harga barang melonjak jelang Ramadan.

Dalam kesempatan itu, Fauzan didampingi Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lobar Agus Gunawan. Ia mendatangi satu persatu pedagang beras, cabai, hingga daging.

Dalam Sidaknya kali ini, bupati belum menemukan kenaikan harga kebutuhan pokok diatas normal. Kenaikan masih di bawah 10 persen.

“Alhamdulillah dari hasil pantuan dan pengecekan kita, semuanya normal,a�? terangnya selepas Sidak di Pasar Narmada, kemarin (23/5).

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”1556″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Kalaupun ada kenaikan, lanjut bupati, itu masih normal. Bahkan pihaknya menemukan sejumlah bahan komoditi mengalami penurunan harga. Seperti daging ayam. “Daging normal, telur naik walaupun di bawah 10 persen,a�? jelasnya.

Sebagai intervensi pemerintah, bupati telah meminta Kepala Disperindag agar setiap waktu melakukan monitoring dan mengecek kondisi di lapangan sampai Idul Fitri. Selain itu, jika ada kenaikan di atas normal (bahan pokok), segera sikapi dengan menggelar operasi pasar.

“Ada kenaikan di atas normal, saya minta diadakan operasi pasar,a�? tegasnya. Batas normal kenaikan sembako di atas 30 persen.

Berdasarkan data Disperindag Lobar, perkembangan harga kebutuhan pokok, barang penting dan kebutuhan lainnya di Pasar Kendiri sampai 22 Mei 2017 antara lain; untuk kebutuhan pokok hasil pertanian mengalamai keniakan 14 persen ketan hitam.

Dari Rp 35 ribu per kg naik Rp 40 ribu per kg. Sedangkan yang mengalami penurunan harga adalah ketan putih Rp 15 ribu per kg turun Rp 10 ribu per kg. Selanjutnya kacang tanah dari Rp 30 ribu turun Rp 25 ribu. Sementara beras berbagai merek relatif stabil.

Penurunan harga juga terjadi di komoditi cabai merah kecil yang semula Rp 80 ribu per kg turun Rp 60 ribu per kg, cabai merah besar Rp 30 ribu per kg turun Rp 20 ribu per kg.

Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah dari Rp 24 ribu naik Rp 25 ribu, bawang putih Rp 48 ribu naik Rp 58 ribu, dan kentang Rp 16 ribu naik Rp 18 ribu.

Untuk kebutuhan pokok hasil peternakan dan perikanan lonjakan harga terjadi di telur ayam ras Rp 1,2 ribu per butir naik Rp 1,35 per butir. Sedangkan untuk daging sapi relatif stabil Rp 120 ribu per kg dan daging ayam turun dari Rp 40 ribu menjadi Rp 35 ribu.

Kepala Disperindag Lobar Agus Gunawan menerangkan berbarengan dengan sidak di dua pasar kemarin, di tempat lain juga digelar operasi pasar murah. Agus juga pastikan stok selama Ramadan dan Idul Fitri relatif aman. a�?Tiga bulan ke depan aman (stok),a�? imbuhnya.

Selama Ramadan, Disperindag juga akan menggelar operasi pasar di 10 kecamatan. (zen)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka