Ketik disini

Pendidikan

Soal Guru Honorer, Dewan dan Pemprov NTB Belum Satu Pandangan

Bagikan

MATARAM-Para guru honorer di NTB diminta tidak cemas. Sebab Pemprov NTB tidak akan membuang mereka sama sekali. Mereka akan diberikan kesempatan untuk menjadi honorer daerah dan diangkat menggunakan SK Gubernur NTB. Sehingga pemberian honor dilakukan secaraA� resmi dalam jumlah yang layak. Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin, kemarin (22/5).A� a�?Pemprov sangat menghargai jasa para guru honor, dan kami tidak akan sia-siakan mereka,a�? kata Amin.

Hanya saja, untuk diterima sebagai pegawai honorer, pemprov memberikan syarat. Mereka harus mengikuti seleksi yang akan digelar tahun ini. Seleksi tersebut bertujuan untuk menjaring para honorer yang telah mengabdi dan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan dunia pendidikan.

Ia meminta kepada para guru untuk memahami posisi pemprov. Sebab amanat peralihan kewenangan dari pemda kabupaten/kota ke provinsi juga mengatur hal ini. Sehingga tidak bisa serta merta mengakomodir semua guru honor. Sebab yang diakui hanya guru dan pegawai berstatus PNS. Justru karena peduli, maka pemprov mengeluarkan kebijakan tersebut.A� a�?Saya sudah minta kepada sekda, kemudian BKD dan SKPD teknis untuk membahas masalah ini,a�? ujarnya.

Ia juga meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB HM Suruji membangun komunikasi yang baik dan menjelaskan kepada dewan tentang tujuan kebijakan. Sehingga eksekutif dan legislatif juga perlu memiliki pemahaman yang sama terkait hal itu.A� a�?Dewan sama eksekutif harus punya pandangan yang sama, karena masalah ini sensitif,a�? ujarnya. (ili/r7)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka