Ketik disini

Praya

Tindak Parkir Liar, Dishub Loteng Dinilai Cuma Gertak Sambal!

Bagikan

PRAYA-Penataan parkir di jalan Jenderal Sudirman, atau pusat pertokoan Praya di Lombok Tengah (Loteng), dianggap sia-sia.Papan larangan parkir dipasang namun petugas jaganya kosong. Kondisi semacam itu, terjadi setiap harinya. Alhasil, suasana kota pun semakin semrawut.

a�?Seharusnya, petugas jaga dari Dinas Perhubungan (Dishub), siaga dong. Jangan hangat-hangat tai ayam,a�? sindir Anggota DPRD NTB Lalu Wirajaya pada Lombok Post, kemarin (23/5).

Pernyataan keras politisi Gerindra itu disampaikan, karena ia merasa terganggu, begitu melewati akses jalan pertokoan Praya tersebut. Jalan semakin sempit, karena kendaraan roda empat dan dua memarkir sembarangan di sebelah utara. Parahnya lagi, sebagian pengendara melanggar plang larangan memutar haluan.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Para pengendara sesuka hatinya memarkir. Namun, diakui Wirajaya itu bukan kesalahan pengendara, karena bisa saja mereka tidak tahu kebijakan baru Dishub.

a�?Saya menilai, Dishub gertak sambal saja,a�? ujar pria asal Praya tersebut.

Di awal kebijakan, kata Wirajaya Dishub aktif. Mereka siaga menjaga area parkir, setiap pengendara yang melanggar langsung ditindak tegas. Salah satunya, ban mobil digembosi. Seiring perkembangan waktu, mereka pun bubar entah kemana, sudah tidak lagi berjaga-jaga.

Pantauan koran ini, tidak ada satu pun petugas Dishub yang terlihat di Lokasi. Sehingga, wajar saja pengendara sesuka hatinya memarkir. Di satu sisi, juru parkir tidak bisa berbuat banyak, karena memang mereka tidak memiliki dasar hukum, untuk menegur, apalagi melarang pengendara.

a�?Tapi, kami ini bukan robot, kami juga manusia. Jadi, mohon dimaklumi saja,a�? cetus Plt Kepala Dishub Loteng Lalu Ahmad Sauki, terpisah.

Tidak mungkin, tekan Sauki 24 jam petugas Dishub menjaga area parkir yang dimaksud. Seharusnya, pengendara lebih sadar dan memahami aturan. Apalagi, sudah papan larangan parkir dipasang. a�?Masak mereka buta, tidak melihat plang yang sudah kami pasang itu,a�? tegasnya.

Bagi Sauki, petugas Dishub sebenarnya cukup memantau dari jauh saja, tidak perlu berada ditengah-tengah area parkir. Kecuali, ada pelanggaran berat. Untuk itulah, ia tidak ingin Dishub disalahkan dan disudutkan. a�?Prinsipnya, kalau kami temukan melanggar, maka siap-siap saja kami tilang,a�? ancamnya.

Tindakan tegas itu, tambah Saudi disesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2011 tentang, retribusi pelayanan parkir dijalan umum dan Perda Nomor 6 Tahun 2012 tentang, penertiban jalan raya. a�?Dalam penerapannya, kami tetap berkoordinasi dengan Satlantas Polres Loteng dan Satpol PP,a�? katanya.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka