Ketik disini

Headline Metropolis

Pengadaan Beras Bulog NTB di atas Rata-Rata Nasional

Bagikan

MATARAM-Perum Bulog Divre NTB bersama Tim Sergap, TNI, Dinas Pertanian Perkebunan, dan Dinas Ketahanan Pangan, terus berupaya mengoptimalkan pengadaan gabah atau beras dalam negeri. Realisasi pengadaan setara beras sampai tanggal 23 Mei mencapai 59.079 ton atau mencapai 32,03 persen. Ini lebih tinggi dari rata-rata nasional yang baru mencapai 29,13 persen.

a�?Perum Bulog Divre NTB saat ini menduduki peringkat ke-5 realisasi pengadaan terbesar dari 34 provinsi di Indonesia, setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan,a�? kata Plt Kadivre Bulog NTB Syaifuddin Rabu (24/5) lalu.

Perum Bulog Divre NTB mengimbau Mitra Kerja Pengadaan (MKP) yang berjumlah 112 MKP, untuk bekerja sama dan lebih teliti dalam menyetor gabah atau beras. Ini dimaksudkan supaya beras yang diterima Bulog sesuai dengan persyaratan kualitas yang sudah ditentukan.

a�?Stok yang dikuasai Perum Bulog Divre NTB sampai tanggal 23 Mei 2017 sebesar 67.266 ton setara beras, dan ini mencukupi keperluan 9,2 bulan, yaitu sampai dengan bulan Januari 2018,a�? tuturnya.

Sejauh ini harga pembelian sekarang gabah kering panen di petani berkisar Rp 4 ribu sampai dengan Rp 4300 per kilogram. Bulog menerangkan, potensi panen masih ada, terutama di Pulau Sumbawa bagian timur. Namun pengoptimalan terus dilakukan baik di Pulau Sumbawa maupun Pulau Lombok.

Serapan Bulog saat ini, jika dilihat dari ketahanan stok yang berkisar 9 bulan ke depan maka otomatis beras yg akan dibeli tersimpan lama. Sehingga kualitas yang dibeli harus mengacu pada standar yang ada.

a�?Tujuannya supaya jika disalurkan kepada penerima manfaat tidak terjadi keluhan,a�? tandasnya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags: