Ketik disini

Praya

Puasa Bukan Alasan untuk Bolos Kerja

Bagikan

PRAYA-Para PNS di Lombok Tengah (Loteng), diingatkan tidak suka bolos kerja selama Ramadan. Menyiapkan kebutuhan berbuka puasa bersama keluarga di rumah, bukan menjadi alasan. Itulah risiko pekerjaan, suka tidak suka wajib dilaksanakan.

a�?Untuk menghindarinya, maka jam masuk kantor kita ubah,a�? kata Bupati HM Suhaili FT, saat memimpin rapat koordinasi Ramadan, di ruang rapat utama kantor bupati, Rabu (24/5) kemarin.

Selama Ramadan, terang Suhaili jam masuk kerja ditetapkan pukul 08.00 Wita. Sedangkan, jam istirahat pukul 12.00 Wita- 13.00 Wita. Kemudian, pulang kantor 15.00 Wita. a�?Masak jam segitu, ibu-ibu belum menyediakan menu berbuka,a�? kata orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut.

Lebih lanjut, pihaknya meminta Sekda HM Nursiah segera menyusun perubahan jadwal yang dimaksud. Termasuk, imbauannya. a�?Bekerja di bulan Ramadan, Insya Allah pahalanya dilipat gandakan. Jadi, jangan malas-masalan,a�? seru Suhaili.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan agar di jam istirahat, setiap harinya dimanfaatkan untuk melaksanakan ibadah salat berjamaah dan mengaji, dilingkungan kantor masing-masing. Paling tidak, satu hari satu juz Alquran yang harus dibaca.

a�?Jangan ada yang pulang ke rumah,a�? ujar Suhaili dihadapan Sekda HM Nursiah, para Asisten, kepala SKPM lingkup Pemkab dan pemerintah kecamatan.

Ia pun meminta, pejabat yang bersangkutan mencatat, siapa saja pegawainya yang tidak menjalankan ibadah yang dimaksud. Begitu pukul 13.00 Wita, seluruh abdi negera bekerja seperti biasa. Lagi-lagi, tidak boleh bolos, apa pun alasannya. Kecuali, sakit. Itu pun harus ada keterangan dokter.

Ketua DPD I Golkar NTB tersebut, tidak ingin pelayanan birokrasi pemerintahannya terganggu, begitu pula program kerja. Sehingga, Ramadan bukan untuk bermalas-malasan, tapi bagaimana meningkatkan kinerja. Secara teknis, akan ditindaklanjuti Sekda.

a�?Siap, dalam waktu singkat, kita kembali rapat, guna membicarakan secara lengkap. Mohon untuk kita indahkan,a�? sambung Sekda HM Nursiah.

Sekda A�memastikan diri akan melaksanakan sidak mendadak, guna mencari tahu, apakah kebijakan yang dikeluarkan bupati ditindaklanjuti atau tidak. Jika ada yang melanggar, maka sanksi menunggu. a�?Mari kita tunjukkan kinerja, demi kesejahteraan masyarakat,a�? ujar Nursiah.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka