Ketik disini

Headline Praya

Bandara Lombok Rawan Penyelundupan TKI

Bagikan

PRAYA-Penyelundupan Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI), di Lombok International Airport (LIA) di Praya Lombok Tengah (Loteng), masih kerap terjadi. Buktinya Kodim 1620/Loteng kembaliA� menggagalkan upaya penyelundupan.

a�?Ada satu orang calon TKW yang kita amankan,a�? kata Dandim 1620/Loteng Letkol Inf Is Abul Rasi pada Lombok Post, kemarin (26/5).

Bersangkutan, beber Is atas nama Salma warga Karang Dima Desa Labuan Badas Sumbawa. Perempuan kelahiran 20 Februari 1993 tersebut, menurut rencana akan menjadi pembantu rumah tangga (PRT) di Saudi Arabia. Ia berangkat menggunakan maskapai penerbanganA� Batik Air IG7734, dari LIA menuju Jakarta.

Dari pengakuan bersangkutan, kata Is sebelum berangkat ke luar negeri, bersangkutan terlebih dahulu akan mengurus kelengkapan dokumen. Sehingga, saat digeledah ia tidak memegang dokumen lengkap. Salah satunya, paspor. a�?Proses pemberangkatannya, melalui tekong asal Sumbawa inisial TI. Saat ini, TI tinggal di Mataram,a�? beber Is.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”1465″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Karena dianggap non prosedural,A� BP3TKI dan Kodim sepakat membatalkan pemberangkatannya ke luar negeri. Selanjutnya, bersangkutan disodorkan surat pernyataan persetujuan pembatalan. Lalu, dipulangkan ke kampung halamannya.

a�?Memang pintu keluar di LIA itu harus diperketat. Butuh kerja sama semua pihak. Termasuk, pintu keluar di pelabuhan,a�? kata Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Loteng H Masrun, terpisah.

Ia menekankan, bagaimana pun caranya, penyelundupan TKI maupun TKW harus sikapi dengan cepat. Termasuk, para tekong. Tugas semacam itu, tidak bisa jalankan Disnakertrans saja, tapi semua elemen. Khususnya lagi, aparatur pemerintah desa dan para tokoh masyarakat.

a�?Setelah, program LTSP nantinya kita terapkan, maka Insya Allah sudah tidak ada lagi, TKI yang berangkat secara illegal,a�? kata Masrun.(dss/r2)

 

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka