Ketik disini

Headline Selong

Mendulang Rupiah Dari Pesona Alam Sembalun

Bagikan

Kreatif mendatangkan rezeki. Sejumlah pemuda Sembalun berhasil menyulap pemandangan desanya menjadi objek wisata yang mendatangkan pundi-pundi rupiah. Bagaiman ceritanya?

HAMDANI WATHONI, Selong

Masyarakat Sembalun semakini sadar akan potensi yang dimiliki wilayah lereng Gunung Rinjani ini. Tak hanya terkenal dengan potensi pertaniannya, potensi pariwisata Sembalun juga tak kalah mentereng. Bukan tanpa alasan Sembalun menjadi salah satu destinasi wisata halal untuk bulan madu terbaik di dunia.

Predikat yang disandang Sembalun ini diasadari betul oleh para pemudanya. Mereka sadar, untuk terus mendongkrak kunjungan pariwisata ke Sembalun, tak cukup dengan upaya dari pemerintah semata. Masyarakat pun harus ikut terlibat. Untuk itu, sejumlah remaja berinisiatif memoles wajah A�Sembalun.

a�?Kami melihat di media sosial Sembalun ini mulai viral, makanya kami berpikir apa yang bisa kami lakukan mendongkrak kunjungan wisatanya,a�? ungkap Hendra pemuda Dusun Bebante Desa Sembalun Bumbung.

Bersama sebelas remaja lainnya, Hendra ingin terlibat mempromosikan pariwisata desanya. Hanya saja, ia mengaku bingung apa yang mesti ia lakukan. Dari hasil rembuk, muncullah ide untuk membuat lokasi foto dengan latar panorama Desa Sembalun dari ketinggian.

Spot ini mengusung konsep rumah pohon dengan sedikit hiasan lengkungan berbentuk jantung yang dihiasi bunga. Sejumlah papan kayu yang bertuliskan kata-kata dengan cat warna warni juga menjadi aksesoris pelengkap. Mulai dari kata a�?Sembalun Hitz, Sayang Mama, Pria Idamana�� hingga tulisan lainnya menjadi aksesoris untuk berfoto. Bermodal urunan, Hendra bersama sebelas temannya berhasil membuat spot foto inis ekitar dua bulan lalu. Untuk menjaga keamanan dan ketahanan, lokasi ini dibuat sekuat mungkin dicor bagian dasar menggunakan semen.

Tiang dan tempat untuk berdiri dibuat menggunakan kayu agar menyisakan kesan alami pepohonan. a�?Nggak nyangka animo pengunjung cukup besar juga,a�? bebernya.

Lokasinya yang berada persis di pinggir jalan menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung yang lewat. Sebagian besar berasal dari kalangan remaja yang datang bersama teman maupun pasangannya. Mereka tak kuasa untuk tidak mampir berfoto bersama hingga selfie mengabadikan momen kunjungan ke Sembalun.

a�?Sebagai kenang-kenangan kalau udah pernah ke sini sama pacar. Lokasinya bagus dan pemandangannya keren,a�? ungkap Rizal salah seorang pengunjung yang mengaku dari Mataram.

Animo para pengunjung khususnya dari kalangan remaja yang gila foto dimanfaatkan oleh Hendra dan kawan-kawan. Setiap pengunjung yang ingin foto dikenai tarif Rp 5 ribu. Itu bisa mengambil gambar dengan durasi maksimal lima menit jika pengunjung cukup ramai. Tarif ini diyakini tidak akan memberatkan para pengunjung yang datang.

a�?Karena tujuan utama kami tidak sekadar untuk mendapatkan keuntungan uang dari sewa tempat, tetapi bagaimana Sembalun ini makin dikenal,a�? timpal Rozi pemuda Sembalun lainnya.

Mereka percaya, semakin ramai foto berlatar Sembalun diunggah di media sosial, maka akan semakin banyak orang yang tertarik datang ke Sembalun. Dengan demikian, ini tentu menjadi berkah bagi warga desa se-kecamatan Sembalun. Meski hanya memasang tarif murah untuk sewa tempat foto, ternyata hasilnya dirasakan lumayan.

Di hari libur atau weekend, para pemuda ini bisa mengumpulkan kocek hingga Rp 300 ribu. Paling sedikit Rp 60 ribu. Uang tersebut nantinya akan dibagi sebagian dan sisanya akan disimpan sebagai uang kas. a�?Untuk pemelihatraan tempat ini dan rencana pengembangan juga,a�? ujar Rozi.

Melihat animo pengunjung, Hendra dkk berencana ingin mengembangkan bukit yang berada tak jauh dari lokasi spot foto yang sudah dibangun. Ia ingin membuat sejumlah lokasi foto yang bisa dimanfaatkan untuk pre wedding.a�?Kami berpikir kami harus terus berkembang tanpa merusak alam,a�? tambahnya.

Hendra bermimpi suatu saat nanti Sembalun terus dipoles semakin cantik namun tidak menghilangkan warisan tradisi budaya lokal. Sehingga, sembalun bisa dikenal menjadi salah satu pusat tujuan wisata dunia sejajar dengan lokasi wisata dunia lainnya.(r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka