Ketik disini

Politika

Aris Muhammad Ingin Wujudkan NTB Setara dengan Provinsi Lainnya

Bagikan

Partai Hanura NTB menggelar penyampaian visi misi bakal calon gubernur/wakil gubernur NTB. Seperti apa visi misi A�para kandidat membawa NTB dalam lima tahun ke depan. Berikut pemaparan H Aris Muhammad, politisi PBB yang melamar ke Hanura.

A�

LESTARI DEWI, Mataram

 

PENYAMPAIAN visi misi kandidat bakal calon sebagai upaya penjaringan pasangan calon gubernur/wakil gubernur yang akan diusung Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) NTB. A�Hanura tak ingin sembarangan memilih pasangan calon yang akan diusung. Hanura ingin menjadi partai pemenang dalam agenda politik, khususnya ajangA� Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB 2018.

Dalam penyampaian visi misi ini, Hanura ingin melihat seberapa besar peluang dan modal kandidat memiliki partai politik untuk berkoalisi. Serta, komitmen para kandidat dalam membesarkan Partai Hanura ketika menjadi pemenang dan diusung oleh Partai Hanura.

H Aris Muhammad menjadi kandidat pertama sebagai bakal calon wakil gubernur NTB yang berkesempatan menyampaikan visi misi di hadapan seluruh pengurus DPD dan DPC Partai Hanura. Walau sebagai bakal calon orang nomor dua, tak ada salahnya partai ingin mengetahui visi misi calon wakil ketika akan mendampingi gubernurnya.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Mengenakan kaca mata, sembari membawa catatan visi misi, Bendahara Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) ini maju ke podium. Penampilan yang sederhana namun cukup wibawa menjadi perhatian para peserta.

Usai melempar senyum ramahnya dan penghormatan kepada empunya acara, Aris menjabarkan visi misinya sebagai bakal calon wakil gubernur NTB.

Sebagai salah satu perwakilan masyarakat Bima-Dompu tentu ia membawa visi misi tersendiri. Secara khusus ia berharap tidak ada ketimpangan dalam pembangunan antara Pulau Lombok dengan Pulau Sumbawa. Harus ada keseimbangan dan pemerataan dalam hal kemajuan wilayah. Baik di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, lain sebagainya.

Secara garis besar, Aris menyoroti tingkat kemiskinan di NTB yang masih cukup tinggi. Karena itu ia memiliki target untuk mengurangi angka kemiskinan. Dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang mampu menyerap seluruh tenaga kerja di daerah.

Selain itu, ia juga menargetkan posisi NTB harus setara, melebihi daerah-daerah lain atau provinsi, kabupaten/kota yang telah maju. Salah satunya dengan kemajuan di bidang pariwisata pada seluruh wilayah di NTB.

Dengan menaikkan kunjungan wisatawan ke daerah, akan memberikan multi efek ekonomi bagi masyarakat NTB. Mulai dari kuliner, cenderamata, jasa transportasi, pemandu wisata. Namun ini semua harus dibarengi dengan kesadaran wisata pada diri masyarakat sendiri.

Pria kelahiran Benteng Melayu Bima ini menuturkan, budidaya pertanian juga harus ditingkatkan. Khususnya mewujudkan kembali NTB sebagai lumbung budi daya pertanian.

a�?Serta siap membantu daerah-daerah lain yang kekurangan bahan pangan,a�? ucapnya, Senin (22/5).

Aris juga membeberkan, bahwa ia sudah getol mempromosikan pariwisata di NTB sejak tahun 1986 di Melbourne, Australia. Ia bahkan turun langsung membagi-bagikan brosur mengenai NTB kepada masyarakat di sana untuk datang berkunjung ke destinasi wisata di NTB.

a�?Hingga membuahkan hasil dimana tahun 1987, membawa investor dari Australia untuk menanamkan investasinya di NTB dan diterima oleh Gubernur Warsito,a�? ungkap Aris.

Untuk pembangunan di NTB, Aris juga menyoroti kedepannya pemerintah tidak perlu terlalu menggantungkan sumber pendanaan pada dana-dana APBN dan APBD. Dalam pelaksanaan pembangunan di NTB, pemerintah mendatang harus mampu lebih kreatif melakukan lobi-lobi. Terutama kepada para investor di luar negeri yang bersedia memberikan dan hibahnya pada NTB.

a�?Jadi pejabat pemerintahan yang baru nanti harus lebih kreatif dan inovatif,a�? ucap pria yang hobi golf itu.

Sebagai mantan Konsulat Jenderal RI Melbourne tahun 1991-2002, tentunya ia juga memiliki komitmen pada partai politik. Bermodalkan tiga kursi PBB di provinsi, ditambah bila Partai Hanura turut menjadi partai pengusung dan menjadikan Aris sebagai wakil gubernur, ia berkomitmen akan membuat Hanura menjadi partai empat besar.

a�?Saya siap ikut berpartisipasi dalam usaha pengembangan Partai Hanura kedepannya,a�? katanya. (bersambung/r4)

 

 

 

 

 

Komentar

Komentar

Tags: