Ketik disini

Headline Kriminal

Polisi Tangkap Empat Terduga Provokator Bentrok Antar Kampung di Bima

Bagikan

MATARAM-Aparat keamanan akhirnya mencapai kata sepakat dengan warga desa yang terlibat perang antar kampung di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Blokade jalan nasional yang menjadi muara perang antar kampung, berhasil dibuka aparat kepolisian dan TNI.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti mengatakan, pemblokiran berhasil dibuka pada Sabtu sore (27/5). Kapolda NTB Brigjen Pol Firli turun langsung untuk melakukan mediasi, agar warga mau membuka blokade jalan.

a�?Sudah dibuka blokirnya dan aksi ribut antar kampung juga berhasil diredam,a�? kata Tri Budi, kemarin (28/5).

Menurut Tri Budi, pemblokiran jalan tersebut telah mengganggu kepentingan umum. Terlebih jalan yang diblokir, terletak di Desa Talabiu, merupakan jalan nasional. Jalur ini menjadi akses utama setiap pengendara yang hendak masuk dan keluar Kabupaten Bima.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sayang, saat upaya pembukaan blokade jalan, warga setempat sempat melakukan perlawanan. Mereka melempari aparat dengan batu dan kayu. Anak panah yang juga menjadi senjata ketika perang kampung sebelumnya, turut dibidikkan warga ke anggota Polri.

a�?Ada dua anggota brimob yang terkena. Hingga kini masih dilakukan perawatan,a�? ujarnya.

Informasi yang koran ini dapatkan, bentrok antar kampung ini awalnya melibatkan dua desa, yakni Desa Dadibou dan Penapali. Berawal dari teguran atas suara knalpot motor yang dikendarai remaja salah satu desa, hingga berujung pada saling serang antar kedua desa.

Bentrok yang sempat terjadi selama dua hari, sejak Kamis malam (25/5), berhasil diredam aparat keamanan. Bukan itu saja, empat orang yang diduga sebagai provokator diamankan polisi.

Empat orang yang diamankan ini berasal dari Desa Talabiu. Kata Tri Budi, mereka ditahan karena tidak kooperatif saat polisi berusaha membuka blokade jalan di Desa Talabiu. Empat orang tersebut kedapatan membawa parang, bom molotov, dan panah.

a�?Ada empat orang yang diamankan, sekarang masih ditindaklanjuti Polres Bima,a�? katanya.

Hingga kin, arus lalu lalu lintas di cabang Talabiu kembali lancar. Bentrok antar kampung juga berhasil diredam aparat. Meski demikian, sejumlah anggota Polri masih melakukan penjagaan dan pengawasan di lapangan.

a�?Sudah kondusif, tapi masih ada anggota yang berjaga,a�? tandas Tri Budi.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka