Ketik disini

Headline Metropolis

Dua Remaja Gizi Buruk Butuh Bantuan

Bagikan

MATARAM– Nurul Khairani, 19 tahun, dan Reni Rusmini, 14 tahun, dua remaja kakak adik penderita gizi buruk di Lingkungan Karang Mas-Mas Kelurahan Monjok Barat memerlukan bantuan. Terutama bantuan susu untuk menambah gizi keduanya.

Sang nenek, Rusna, 70 tahun, menuturkan, kedua cucunya terdiagnosa menderita gizi buruk sejak beberapa bulan setelah lahir. Pada usia 6 bulan, keduanya sudah dibawa berobat ke RSUD Kota Mataram hingga 2007 lalu. Selain RSUD Kota Mataram, keduanya juga menjalani terapi di Panti Sosial Paramita.

a�?Waktu itu biayanya dokter yang tanggung,a�? akunya.

Oleh dokter yang menangani,A� keduanya hanya diberikan susu enam kotak dan kacang hijau. Namun menurut Rusna, jumlah bantuan susu tersebut masih kurang. Sebab bantuan tersebut hanya diberikan selama tiga bulan sekali. Sementara yang mengkonsumsi susu tersebut dua orang.

a�?Saya berharap ada penambahan bantuan untuk keduanya. Soalnya kalau tidak ada susu mereka ngamuk,a�? ujarnya.

Rusna mengatakan, dirinya sangat bergantung pada bantuan tersebut. Hal ini dikarenakan keluarga mereka bukanlah orang yang berada. Ia sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh angkut pasir. Dalam sehari ia hanya bisa menghasilkan uang Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu saja. Uang tersebut hanya cukup digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

a�?Itu pun dicukup-cukupkan,a�? akunya.

Penghasilan yang rendah membuatnya tak bisa memenuhi gizi untuk kedua cucunya. Nurul Khairani dan Reni Rusmini sudah ditinggal meninggal oleh sang ibu tujuh tahun yang lalu. Sang ayah pun hanya bekerja sebagai buruh angkut di Terminal Mandalika. Penghasilannya tak jauh beda dengan Rusna.

Kondisi kedua cucunya terbilang sangat memperihatinkan. Nurul Khairani tak bisa tumbuh layaknya remaja lainnya. Tubuhnya terlihat sangat kurus dan tinggi tak lebih dari 120 cm. Kondisi Reni Rusmini jauh lebih miris. Hingga saat ini ia belum bisa bicara dan berjalan. Kemana pun berjalan ia selalu digendong oleh Rusna atau sang ayah.

a�?Rencananya saya ingin bawa lagi untuk terapi di Paramita,a�? harapnya.

Namun menurut Rusna, tak banyak yang ia harapkan. Ia hanya berharap bisa mendapatkan tambahan bantuan susu untuk pemenuhan gizi kedua cucunya. Jumlah susu yang saat ini belum bisa memberikan perubahan secara signifikan. Meskipun kondisinya lebih baik dari tujuh tahun sebelumnya.

Terpisah Camat Selaparang Sudirman yang ditemui saat berkunjung ke rumah Rusna mengatakan akan mengupayakan bantuan tersebut. Dirinya juga akan segera mendiskusikan hal ini dengan beberapa instansi terkait.

Menurut Sudirman, tak hanya Rusna, ia juga akan menyisir masyarakat miskin lainnya. Saat ini ia mengaku sudah memiliki data masyarakat miskin di Kecamatan Selaparang. Namun pemberian bantuan nanti tentu berdasarkan kondisi dari masyarakat miskin tersebut.

a�?Untuk saat ini itu yang bisa saya upayakan. Tapi saya akan usahakan supaya bu Rusna bisa dapat tambahan bantuan susu,a�? tandasnya. (fer/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka