Ketik disini

Headline Kriminal

Rampok Makin Ganas, Brimob Jaga Pesisir Selatan Lotim

Bagikan

MATARAM-Kasus perampokan yang berulangkali terjadi di wilayah selatan Lombok Timur (Lotim), mendapat atensi Kapolda NTB Brigjen Pol Firli. Orang nomor satu di korps Bhayangkara NTB ini meminta agar wilayah yang rawan, harus ditingkatkan patroli petugas dengan sepeda motor.

Patroli yang dilakukan bukan saja di wilayah jalan-jalan desa. Tetapi juga masuk hingga pesisir pantai di selatan Lotim.

”Saya sudah minta agar ada anggota Polsek Jerowaru dan anggota Brimob untuk patroli di pesisir pantai,” kata Kapolda dalam kunjungannya ke keluarga korban perampokan di Dusn Telone, Desa Sekaroh, Lotim, kemarin (2/6).

Menurut Firli, pesisir pantai selatan Lotim ditengarai dijadikan jalur para perampok. Menjadi pintu masuk dan keluar para pelaku yang hendak berbuat kejahatan di selatan Lotim.

”Dugaannya ke arah sana, jadi akan kami tingkatkan patroli,” ujar dia.

Meski pengamanan telah dilakukan aparat kepolisian, namun Kapolda juga berharap ada peran dari warga. Partisipasi masyarakat juga diharapkan untuk menjaga keamanan lingkungan. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, diharapkan untuk  bisa memberitahu kepolisian.

”Kalau polisi tetap patroli supaya situasi tetap kondusif. Masyarakat juga diharapkan demikian, ikut membantu tugas kepolisian,” harap dia.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sementara itu, dalam kunjungannya ke kediaman warga yang menjadi korban perampokan, Kapolda berjanji tetap berusaha mengungkap pelakunya. Selain meminta korban untuk bersabar, Kapolda juga memberikan sejumlah bantuan untuk meringankan beban keluarga.

”Kedatangan kami ke sini untuk bela sungkawa, keluarga yang ditinggalkan harus bersabar.

Sebelumnya, aksi perampokan dengan kekerasan terjadi di Wilayah Jerowaru, Lotim.  Kawanan pencuri berhasil menguras harta Amaq Jon, 40 tahun. Tak hanya itu, para pelaku membunuh Jon dengan cara yang sadis.

Pelaku perampokan ini diperkiran berjumlah lebih dari 15 orang. Mereka merampok dengan cara masuk lewat pintu kios dan langsung mengobrak abrik seisi rumah. Saat melancarkan aksinya, para perampok ini menganiaya korban mengakibatkan korban meninggal dunia dengan luka sobek di bagian bawah perut.

Sedangkan istri korban luka di pelipis kanan kena hantaman tabung gas tiga kilogram dan langsung di bawa ke Puskesmas Jerowaru guna penanganan medis. Kejadian tersebut di saksikan oleh dua anak korban yang masih di bawah umur.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka