Ketik disini

Headline Politika

Pilgub NTB, Prof. Sunarpi Bidik Jalur Independen

Bagikan

MATARAM-Kabar kandidat bakal calon gubernur (bacagub) NTB H Sunarpi kian memudar. Santer beredar jika Rektor Universitas Mataram itu batal maju menuju perhelatan Pilgub NTB 2018. Sebab, Sunarpi tidak lolos verifikasi pada salah satu partai politik tempatnya mendaftar bacagub.

a�?Tidak memudar, masih jalan terus ke masyarakat,a�? kata Sunarpi menanggapi kabar tersebut, kemarin (2/6).

 

Perihal ia tidak lolos verifikasi pada salah satu partai politik, diakui dirinya memang sengaja tidak melengkapi persyaratan administrasi tersebut. Sebab, ia melihat pendukungnya lebih menginginkan maju menggunakan jalur independen (perseorangan, Red). a�?Sehingga kita terus menunggu dukungan yang memang mengalir setiap harinya,a�? imbuhnya. a�?Pada saatnya nanti, saya sampaikan ke media,a�? tambah Sunarpi.

 

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”205″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Seperti diketahui, sebelumnya Sunarpi getol memilih jalur partai politik menuju Pilgub NTB 2018. Namun dalam perjalanannya, Sunarpi ternyata mempersiapkan pula jalur independen. Artinya, Sunarpi sadar betul kansnya mendapat dukungan parpol tidaklah besar.

 

Menurutnya, ia berprinsip perjuangannya menuju Pilgub NTB tidak pernah berubah sejak awal hingga kini. Keikutsertaannya bukan semata-mata mencari kekuasaan. a�?Jabatan itu adalah amanah Allah SWT dan masyarakat yang harus dilaksanakan,a�? terangnya.

a�?Sehingga saya tidak mengenal istilah maju apalagi karena nafsu dan ambisi, yang ada itu melaksanakan amanah,a�? tambah Sunarpi.

 

Setelah melakukan diskusi cukup panjang antara keluarga beserta tim, maka cara yang paling akurat untuk membuktikan ada tidaknya amanah adalah dukungan riil. Yaitu, dukungan riil dari masyarakat dalam bentuk fotokopi KTP yang disampaikan dengan ikhlas dan sukarela. a�?Cara ini yang paling pas dengan khittah perjuangan kami untuk mengharapkan keberkahan dan keridaan Allah SWT,a�? tuturnya.

 

Jika jumlah dukungan sangat signifikan sesuai yang dibutuhkan dan dipersyaratkan KPU, maka dengan mudah pihaknya menyimpulkan keberadaan amanah tersebut. Sebaliknya, jika tidak siginifikan maka ia bersyukur berarti tidak ada amanah yang harus dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan.

a�?Jika ada, insya Allah, bismillah melaksanakan jihad fisabilillah menuju visi perjuangan NTB beriman, bertakwa, cerdas, dan sejahtera,a�? tutup Sunarpi. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka