Ketik disini

Headline Selong

Ramadan, Balap Liar Kembali Marak di Lotim

Bagikan

SELONG-Aksi balap liar kembali marak terjadi. Untuk itu, Kasatlantas Polres Lotim AKP Ruben Palayukan gencar menurunkan timnya untuk melakukan patroli. Mengingat, aksi balap liar ini sangat berbahaya bagi pengendaranya hingga masyarakat yang menggunakan jalan raya.

“Terlebih ini menganggu masyarakat beribadah. Karena saat balap mereka ini menggunakan knalpot yang suaranya mengganggu,” kata dia kepada Lombok Post kemarin (2/6).

Sejumlah titik tempat yang kerap menjadi lokasi balap liar di Masbagik, Lenek dan Korleko. Selain itu ada juga aksi balap liar dari laporan Polsek terjadi di wilayah Jerowaru. Balap liar ini dilakukan di sejumlah jalan yang baru saja selesai dibangun. Biasanya, aksi balap liar ini berlangsung menjelang berbuka puasa dan tengah malam.

“Ada yang tengah malam itu di Masbagik, Kami turun pantau lalu kami amankan sekitar lima motor,” tuturnya.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Jika kedapatan sedang melakukan aksi balap liar, sejumlah warga yang didominasi remaja ini akan diangkut kendaraannya ke Polres Lotim. Mereka yang mau mengambil kendaraan tersebut harus menunjukkan surat-surat dan  mengganti seluruh bagian kendaraan yang tidak sesuai standar. Ini diharapkan bisa memberikan efek jera.

Dampak yang dikhawatirkan ditimbulkan akibat adanya aksi balap liar ini diantaranya yakni lakalantas yang menyebabkan luka berat atau meninggal dunia. Selain itu aksi ini juga mengganggu pengguna jalan lainnya. Untuk mencegah adanya aksi balap liar ini, Satlantas Polres Lotim mengaku bekerjasama dengan Polsek.

Sampai sejauh ini kasat lantas mengungkapkan belum ada laporan kecelakaan yang terjadi akibat aksi ini. “Kalau mereka kecelakaan, mereka juga pasti nggak berani lapor,” tutup Kasatlantas tersenyum. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags: