Ketik disini

Praya

DPRD Lombok Tengah Desak Direksi Perusda Tastura Diseleksi Ulang

Bagikan

PRAYA-Komisi II DPRD Lombok Tengah (Loteng), mengeluarkan rekomendasi seleksi ulang direksi Perusda Tastura Bersatu. Langkah itu dilakukan, karena DPRD mengaku tak dilibatkan dalam proses seleksi.

a�?Kita siapkan jadwal, untuk fit and proper test. Mohon ini diperhatikan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,a�? tegas Ketua Komisi II DPRD Loteng Samsul Qomar, Sabtu (3/6).

Rekomendasi itu pun, tekan Qomar sangat penting. Sehingga, Pemkab, dalam hal ini bagian ekonomi Setda Loteng wajib mengindahkannya. a�?Kami melihat, Perusda Tastura Bersatu ini sedang sakit. Jadi, harus kita obati bersama,a�? sambung Anggota Komisi II DPRD Loteng Humaidi.

Caranya, terang Humaidi dengan melakukan reformasi total, tidak saja personalia. Tapi, usaha yang dijalankan. Karena, sejak berdiri hingga sekarang, Perusda yang satu itu tidak memberi andil yang signifikan bagi daerah.A� Padahal, penyertaan modal yang digelontorkan cukup besar.

a�?Ini menjadi pelajaran kita di Komisi II. Kedepan, kita harus memperketat pola pengawasan. Termasuk, pelibatan kita,a�? cetus Anggota Komisi II DPRD Loteng Suratman.

Sementara itu, Kabag Ekonomi Setda Loteng M Ikhsan menjelaskan, pembentukan Perusda Tastura Bersatu dilandasi atas ketentuan Perda Nomor 2 Tahun 2011. Perusda tersebut sudah berjalan empat tahun. Sedangkan, masa jabatan direktur utamanya, maksimal tiga tahun. Namun, dapat diperpanjang melalui penunjukan kembali.

Dirut Perusda Tastura Bersatu sebelumnya, beber Ikhsan yaitu Lalu Marta Dinata. Masa jabatannya pun sudah habis, sejak tahun 2016 lalu dan bersangkutan menolak perpanjangan masa jabatan. Atas dasar itulah, Pemkab mengeluarkan kebijakan rekrutmen dirut dan jajaran direksi lainnya.

a�?Pada pembukaan rekrutmen pertama, tidak ada yang mendaftar. Kami pun mengeluarkan kebijakan pengumunan kedua. Hasilnya, ada yang daftar sebanyak delapan orang,a�? kata Ikhsan.

Dari delapan orang tersebut, kata Ikhsan yang dinyatakan lolos administrasi sebanyak empat orang. Kemudian, ditengah jalan satu orang menyatakan memundurkan diri, hingga tersisa tiga orang saja. a�?Kemudian, kami menunjuk tim independen untuk melaksanakan tes,a�? ujarnya.

Hasilnya, tambah Ikhsan ketiganya dinyatakan lolos dan akan mengisi sejumlah jabatan direksi. Hanya saja, sampai sekarang bupati belum melantik mereka. Dengan alasan, fasilitas, sarana dan prasarana Perusda tidak ada. a�?Kalau kemudian ada fit and proper test, kami siap melaksanakan rekomendasi,a�? katanya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka