Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Gara-gara Adu Mulut, Anak Tega Bunuh Bapak Kandung

Bagikan

BIMA a�� Terlibat percekcokan dengan anak kandung, Said, 58 tahun meregang nyawa. Korban mengalami luka tusuk dibagian perut. Sementara pelaku KM, 17 tahun, Juma��at malam (2/6) diamankan di Mapolres Bima Kabupaten.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), Juma��at malam sekitar pukul 19.15 Wita, Tim Identifikasi Polres Bima Kabupaten melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di halaman rumah korban RT 14 RW 07 Desa Kalampa Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Saat itu Nurmi, istri korban menceritakan kronologis insiden yang merenggut nyawa suaminya itu.

Sementara di luar halaman rumah korban terlihat banyak warga yang berkumpul. Mereka penasaran dengan kejadian pembunuhan antara anak dengan bapak kandung itu. Sementara jenazah korban yang sempat dilarikan ke Puskesmas Woha disemayamkan di rumah anak dari istri pertamanya di lingkungan Bante Desa Tente Kecamatan Woha.

A�Di hadapan Kapolres Bima Kabupaten, Nurmi menceritakan sebelumnya anak dan suaminya terlibat percekcokan. Korban menegur pelaku untuk tidak menggunakan sepeda motor. Karena menurutnya, pelaku kerap merusak sepeda motor yang digunakan.

a�?Saat itu saya sedang masak persiapan buka puasa. Saat mendengar mereka cek a�� cok saya keluar dan meminta mereka berhenti bertengkar. Kemudian saya kembali melanjutkan masak di dapur,a�? tutur Nurmi.

Beberapa saat kemudian, korban memanggil istrinya. Saat Nurmi keluar, ia melihat suaminya sudah berlumuran dara. Saat itu korban sempat ingin mengejar pelaku dengan membawa senjata tajam. Namun korban terjatuh dan pelaku kabur.

a�?Saat keluar saya memegang suami saya dan memintanya untuk tidak mengejar pelaku. Tapi korban tetap mengejar pelaku dan terjatuh. Saya memangku suami saya dan berteriak memanggil tetangga,a�? bebernya.

Kapolres Bima AKBP M Eka Fathur Rahman A�di lokasi kejadian menuturkan, Juma��at petang pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat Desa Kalampa. Terjadi kasus pembunuhan di wilayah itu dengan korban Said dan pelaku KM. Diduga pemicu kasus tersebut adalah cek a�� cok mengenai sepeda motor.

Diakui Eka, motif pembunuhan tersebut masih didalami. Namun informasi dari masyarakat bahwa dua tahun terakhir pelaku mengalami sedikit gangguan jiwa. Sehingga rencananya pihak kepolisian akan melakukan tes kejiwaan.

a�?Sekarang pelaku sudah diamankan di polres bersama barang bukti sebilah belati yang digunakan untuk menganiaya korban,a�? jelas Eka.

Keterangan berbeda justru terlontar dari mulut pelaku yang merupakan siswa SMAN 2 Woha ini. Pada penyidik KM mengaku kesal dengan bapaknya karena diduga sudah menikah lagi. Ditambah lagi keributan yang terus terjadi antar kedua orangtuanya setiap hari.

a�?Pelaku mengaku kesal karena bapaknya menikah lagi. Ibu korban ini merupakan istri kedua. Korban menurut pelaku jarang pulang ke rumah dan sering bertengkar dengan ibunya,a�? jelas Kapolres Bima Kabupaten mengutip pernyataan pelaku di Mapolres Bima Kabupaten.

Menurut Eka, pelaku akan dijerat dengan UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Saat ini korban masih dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

a�?Waktu penangan kasus ini pasti akan cepat, sesuai dengan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Motifnya masih kami dalami, apakah ini hanya penganiayaan hingga menghilangkan nyawa seseorang atau pembunuhan yang sudah direncanakan,a�? pungkas Eka. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys