Ketik disini

Metropolis

Waspadalah! Kebakaran Mengancam Mataram

Bagikan

MATARAM-Jumlah kasus kebakaran di Mataram menunjukkan tren peningkatan. Fakta ini tentu cukup mengkhawatirkan. Apalagi, nyaris seluruh kebakaran yang terjadi, semuanya akibat kelalaian pemilik rumah atau kantor.

Sepanjang Mei saja terjadi delapan kebakaran, padahal sebelumnya, Januari hingga April tercatat Sembilan kasus. “Kasus yang sebulan ini hampir sama dengan yang empat bulan di belakangnya,a�? kata Kadis Pemadam Kebakaran Kota Mataram Ki Agus M Idrus, kemarin.

Statistik itu menurutnya tak bisa disepelekan. Perlu upaya sungguh-sungguh dari seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Terlebih, semua kasus yang terjadi dikatakannya akibat dari kelalaian yang sebenarnya bisa dihindari.

Dia lantas menjabarkan beberapa penyebab utama kebakaran. Pertama, akibat sambungan pendek arus listrik. Kebakaran yang dikarenakan persoalan kelistrikan jelas karena kelalaian. Misalnya menggunakan kabel yang tak sesuai standar, ada pula kasus yang memasang cok bercabang terlalu banyak.

Kasus lain diakibatkan karena punting rokok yang dibuang sembarangan. Ada pula karena aksi bakar sampak yang tak diawasi. Termasuk juga kompor gas yang ditinggal saat sedang memasak. a�?Coba semuanya tak lalai, hati-hati, penuh pertimbangan, pasti tak akan ada kejadian,a�? katanya mengingatkan.

Khusus untuk edukasi masyarakat, Pemadam Kebakaran kini sedang menggencarkan aksi sosialisasi di sekolah-sekolah. Mulai dari level TK hingga perguruan tinggi diberi pemahaman. Pihaknya juga mulai turun ke kantor, rumah sakit, dan kelurahan. a�?Ini penting agar kesadaran meningkat, sekaligus masyarakat tahu apa yang harus dilakukan,a�? imbuhnya.

Langkah edukasi itu juga senafas dengan perintah Wali Kota Mataram H Ahyar Abdu yang terus mendorong dinas-dinas berinovasi. Menurut Ahyar yang harus diingat inovasi yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang ada. a�?Saya mendukung segala jenis usaha perbaikan yang dilakukan seluruh OPD,a�? uarnya. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka