Ketik disini

Praya

Suhaili Ancam Pejabat yang Melakukan Pungli

Bagikan

PRAYA-Bagi para pejabat lingkup Pemkab, maupun pemerintah kecamatan di Lombok Tengah (Loteng), yang ditemukan melakukan pungutan liar (pungli) siap-siap saja dipecat.A�A�A�A� a�?Ingat, itu baik-baik,a�? pesan Bupati Loteng HM Suhaili FT, Kamis (7/6) kemarin usai mengambil sumpah jabatan para pejabat eselon II dan III dalam mutasi di pendopo bupati.

Peringatan tersebut, tekan Suhaili dikhususkan kepada birokrasi, yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. Para pejabat diminta tidak melakukan tindakan yang menyulitkan pelayanan warga.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”1368″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Jika ada yang hilaf atau tertangkap basah, maka saya tidak segan-segan langsung memecat oknum yang bersangkutan,a�? ancam Ketua DPD I Golkar NTB tersebut, dihadapan Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, Sekda HM Nursiah, pimpinan Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna itu mengingatkan bahwa, mata publik akan tertuju kepada para pejabat, siapa pun itu dan dimana pun posisinya. Karena, setiap gerak-gerik akan menjadi perhatian dan sorotan masyarakat. Untuk itulah, harus berhati-hatilah dalam melangkah dan mengemban amanah.

a�?Jadilah pimpinan yang mampu menunjukkan keteladanan, tidak hanya di ruang kerja semata, tapi teladan di tengah-tengah masyarakat,a�? seru Suhaili.

Lebih lanjut, pihaknya meminta agar para pejabat bersangkutan menciptakan terobosan baru, menyangkut pelayanan birokrasi. Diharapkan, sesuai tuntutan masyarakat. Ia tidak ingin, program SKPM terkesan monoton, rutinitas dan miskin inovasi.

A�a�?Saya melihat, era digitalisasi belum maksimal dimanfaatkan sebagai alat pelayanan publik, yang cepat dan transparan,a�? kata Suhaili.

Jika dalam setiap evaluasi, pihaknya menemukan kinerja yang A�mengecewakan, apalagi tidak mampu menciptakan terobosan baru, maka jalan keluarnya diberhentikan alias nonjob. Sehingga, sebelum melangkah terlalu jauh, pejabat bersangkutan diminta mengukur diri dan mengevaluasi diri.

a�?Kalau sekiranya tidak mampu, sebaiknya mengundurkan diri secara terhormat saja. Itu sikap kesatria, dari pada menunggu dinonjobkan,a�? sindir Suhaili.

Dalam kesempatan itu juga, pihaknya menyampaikan selamat kepada mereka yang menerima amanah. Sebaliknya, yang belum agar menunjukkan pengabdian. a�?Alhamdulillah, selama pelaksanaan seleksi, tidak ada hambatan teknis sedikit pun,a�? sambung Sekda HM Nursiah.

Ia mengatakan, total pejabat yang mengikuti seleksi sebanyak 99 orang. Sembilan orang diantaranya mengundurkanA� diri, dengan berbagai macam alasan. Sementara, total yang dimutasi sebanyak 69 orang. a�?Selamat mengemban amanah,a�? kata orang nomor satu dijajaran birokrasi Loteng tersebut.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka