Ketik disini

Feature Headline

Melihat Tradisi Ramadan di Ponpes Bahrul Ulum, Desa Kuta, Lombok Tengah

Bagikan

Selama Ramadan, para santri di Ponpes Bahrul Ulum Dusun Rangkep Dua Desa Kuta, Pujut Lombok Tengah disibukkan dengan urusan ibadah. Aktivitas ini juga diikuti warga lingkar ponpes.

A�

Dedi Shopan Shopian a�� Praya

 

Malam selepas serangkaian ibadah wajib para santri membaca Alquran atau tadarusan hingga sahur. Selain para santri warga lingkar ponpes ikut ambil bagian. Lekas, lantunan ayat-ayat suci pun berkumandang memecah keheningan malam di kawasan pesisir itu.

a�?Saya ikut serta menyimak dan membaca Alquran bersama para jamaah. Alhamdulillah, bulan suci Ramadan ini sebagai upaya mendekatkan diri pada Allah,a�? kata pimpinan, sekaligus pendiri yayasan Ponpes Bahrul Ulum ustad Muhammad Nuresim.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”313″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Kehadiran Ponpes Bahrul Ulum ditengah perkembangan pariwisata di lingkar KEK Mandalika Resort sendiri, menurut Nuresim paling tidak menekankan kepada siapa pun yang datang, untuk tetap mengingat sang pencipta. Ia menjadi sejenis oase iman diantara gemerlap industri pariwisata yang tengah berkembang di kawasan tersebut.

a�?Ini yang sering saya sampaikan kepada para santri dan jamaah, agar membentengi diri dengan agama,a�? ujar ustad Nuresim-panggilan akrabnya.

Di Ponpes Bahrul Ulum sendiri, kata ustad Nuresim para santrinya rata-rata anak yatim dan piatu, serta kalangan warga miskin. Yayasan pun memutuskan, tidak menarik biaya sedikit pun untuk menjalankan pendidikan, baik Taman Pendidikan Alquran (TPA), Madrasah Ibtidaiyah (MI) maupun MTs. Mereka merupakan anak-anak, dari warga lingkar ponpes.

a�?Alhamdulillah, selama tadarusan berlangsung ada saja warga yang menyediakan ala kadarnya untuk para santri dan jamaah,a�? ujar ustad Nuresim.

Setelah tadarusan selesai, kata ustad Nuresim para santri yang mondok mengikuti makan sahur bersama. Begitu pula buka puasa. a�?Alhamdulillah, ada saja rizki anak yatim dan piatu ini,a�? cetusnya.(r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka