Ketik disini

Praya

Suhaili FT : Jabatan Bukan untuk Gagah-gagahan

Bagikan

PRAYA-Bupati HM Suhaili FT mengingatkan, kepada seluruh pejabat lingkup Pemkab dan pemerintah kecamatan, agar mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Bukan, dilayani masyarakat. Jabatan, bukan untuk gagah-gagahan, tapi pegabdian.

Maka dari itulah, orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut, mengubah nama satuan kerja perangkat daerah (SKPD), menjadi satuan kerja pelayan masyarakat (SKPM).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Tujuannya, agar kita tetap ingat, bahwa kita adalah pelayan masyarakat,a�? kata Suhaili, Sabtu (10/6).

Terhadap mereka yang mendapat jabatan baru dan atau masih dalam posisi jabatan lama, kata Suhaili agar mengingat sumpah janji jabatannya masing-masing. Termasuk, fakta integritas yang ditandatangani.

a�?Kita digaji oleh mereka (masyarakat), diberikan fasilitas, sarana dan prasarana dari mereka,a�? lanjut Ketua DPD I Golkar NTB tersebut.

Jika ada pejabat yang mempersulit pelayanan, pihaknya tidak segan-segan memberikan teguran keras, bila perlu sanksi tegas. Ia tidak ingin, pekerjaan yang mudah justru dipersulit. Lalu, pekerjaan sulit diberbelit-belitkan. a�?Mari jalankan amanah, yang dapat dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat,a�? seru Suhaili.

Lebih lanjut, untuk mengetahui pola kerja, pihaknya tetap melaksanakan evaluasi per triwulan dan per semester. Sekda HM Nursiah pun diminta untuk melakukan pengawasan dan pembinaan. Jika melanggar sumpah jabatan dan fakta integritas, maka terpaksa amanah diberikan kepada yang lain. Begitu seterusnya.

a�?Mari jalankan amanah yang diemban dengan ikhlas, tanpa pamrih, tanpa paksaan dan tanpa takut dengan atasan. Tapi, takutlah pada Allah SWT,a�? seru Suhaili.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka