Ketik disini

Selong

Ali BD Bela Indomaret dan Alfamart

Bagikan

SELONG-Meski kehadiran sejumlah retail modern di Lombok Timur (Lotim) banyak ditentang sejumlah pihak, nampaknya Bupati Lotim Ali BD punya pandangan berbeda. Pria berkaca mata hitam ini memberikan pembelaan terhadap kehadiran sejumlah retail modern yang ada di Lotim.

a�?Kalau membahas Alfamart dan Indomaret itu, dia (retail modern, Red) punya sumbangan pada lapangan kerja dan keindahan kota,a�? kata Ali BD di Pendopo Bupati Lotim Sabtu (10/6) lalu.

Lampu yang dipasang oleh retail modern lebih terang dari sejumlah lampu toko lain. Ini yang menurutnya membuat keberadaan sejumlah retail modern membantu pentaan daerah yang labih indah dan aman.

Baca Juga :A�[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”1345″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sampai sekarang menurut Ali BD jumlah retail modern yang ada di Lotim hanya sekitar 30. Jumlah ini masih kalah jauh dibandingakan dengan daerah lain seperti Lombok Tengah yang menurutnya mencapai 80 unit.

Terkait pro kontra dengan keberadaan retail modern, Ali BD menjelaskan, memang ada terori yang mengatakan bahwa satu mal membunuh 70 toko. Sedangkan satu minimarket atau retail modern akan membunuh puluhan kios kecil.

a�?Itu teori, tapi kenapa toko-toko tetap hidup di Cakra (Kota Mataram, Red) meski ada banyak mal, ini realita.Tapi memang mungkin ada yang hanya berkurangan, makanya tetap kita batasi,a�? ujarnya

. a�?Pembangunan di satu negeri, tidak bisa anti kemajuan. Bentuk korporasi itu adalah ketentuan dalam undang-undang.a�? tambahnya.

Ali BD juga menekankan bahwa retail modern bukan hanya Indomaret atau Alfamart, tetapi banyak juga retail modern lain yang ada di Lotim. Misalnya saja seperti Sinar Bahagia, Ruby hingga sejumlah retail milik perseorangan lainnya.

a�?Itu juga yang buat buat mart-mart sendiri itu retail modern ya,a�? cetusnya.

Sehingga, ia menilai bahwa keberadaan retail modern tak perlu dipersoalkan secara berlebihan. Sebaliknya, ia menyarankan toko atau kios yang lain bisa meniru cara-cara yang dikembangkan oleh retail modern. Karena konsep Alfamart dan Indomaret ini menurutnya tak jauh beda dengan pedagang kecil. Dillihat dari barang jualannya.

A�a�?Saya minta mart-mart lain pakai lampu yang terang. Bila perlu kios atau toko pasang AC biar orang nyaman belanja,a�? ucapnya.

Ia menuturkan pernah masuk ke sebuah retail modern yang lampunya redup. Sehingga ia pun langsung menyarankan agar toko tersebut memasang lampu yang lebih terang. a�?Kalau redup nanti dikira rawan begal,a�? sindirnya.

Sementara dari data Dinas PMPTSP Lotim, saat ini jumlah retail modern seperti Alfamart dan Indomaret di Lotim sebanyak 38 unit. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah karena hingga saat ini kehadiran retail modern masih diperbolehkan di Lotim.

a�?Kalau kami di perizinan ya tergantung kebijakan pimpinan dalam hal ini pak Bupati. Tapi memang belum ada arahan moratorium,a�? aku Kepala Dinas PMPTSP M. Syukri.

Pembelaan Ali BD terhadap keberadaan retail modern ini bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Wakil Bupati Lotim H Haerul Warisin dan juga Ketua DPRD Lotim H Khairul Rizal.

A�Menurut Warisin kehadiran retail modern berimbas kepada 10 sampai 17 kios kecil. Sehingga ia menilai penting untuk adanya pembatasan retail modern ini. Sedangkan Ketua DPRD Lotim H Khairul Rizal juga menjelaskan bahwa keberadaan retail ini akan mematikan pedagang kecil. a�?Karena mereka jual eceran dengan harga grosir,a�? ungkap Rizal.

Keuntungan dari retail modern dan Alfamart juga dijelaskan akan dibawa para investor ke luar daerah. Sehingga ini berpengaruh pada perputaran dan pertumbuhan ekonomi daerah. Berbeda dengan kios kecil atau toko yang menggunakan perputaran ekonomi di dalam daerah. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka