Ketik disini

Kriminal

Kades Sekotong Barat Divonis Setahun Penjara

Bagikan

MATARAM-Kepala Desa Sekotong Barat, Lombok Barat (Lobar) Nursimah divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Mataram, kemarin (12/6). Selain penjara, Nursimah juga diwajibkan untuk membayar denda sebanyak Rp 50 juta subsider satu bulan penjara.

a�?Memutuskan terdakwa bersalah dan dijatuhi hukuman pidana satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan penjara,a�? kata Ketua Majelis Hakim AA Putu Ngurah Rajendra membacakan vonis, kemarin (12/6).

Nursimah yang menjadi terdakwa karena pungutan liar prona, terbukti bersalah dalam dakwaan subsider di Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sementara dalam dakwaan primer, yakni Pasal 12 huruf e di undang-undang yang sama, terdakwa dinyatakan tidak bersalah.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Vonis yang dijatuhkan hakim, rupanya lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB. Sidang yang digelar Mei lalu itu, menuntut Nursimah dengan hukuman penjara 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan.

Ditemui usai sidang, penasihat hukum terdakwa, Edy Rahman mengatakan, ada waktu satu minggu untuk berpikir. Selama satu minggu ke depan, pihaknya akan memikirkan apakah nanti akan mengajukan banding atau menerima putusan hakim.

a�?Kita lihat satu minggu lagi,a�? katanya.

Meski demikian, Edy mengisyaratkan jika pihaknya tidak akan mengajukan banding. Ini melihat putusan hakim yang lebih rendah dari tuntutan JPU.

a�?Rasanya adil dengan putusan tersebut,a�? ujar Edy.

Keputusan untuk tidak mengajukan banding diperkuat Nursimah. Dia mengatakan, putusan hakim akan ia terima. Dia akan menjalani dengan ikhlas hukuman di dalam penjara.

a�?Sepertinya tidak banding, nasi sudah menjadi bubur. Tapi yang pasti sampai saat ini saya masih sebagai kades,a�? kata Nursimah.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka