Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Delapan Unit Rumah di Renda Terbakar

Bagikan

BIMA a�� Delapan unit rumah warga di Desa Renda Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Selasa siang (13/6) hangus terbakar. Diduga penyebabnya adalah korsleting listrik yang berasal dari rumah Suhendri.

Kapolsek Belo IPTU Hanafi menjelaskan, musibah kebakaran terjadi sekitar pukul 10.15 Wita. Api bersumber dari rumah Suhendri dan merambat ke beberapa rumah warga lainnya. Saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di tempat.

Menurut Hanafi, api berhasil dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”1827″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Akibat dari insiden tersebut, delapan unit rumah hangus terbakar dan rata dengan tanah,a�? ujarnya pada Radar Tambora (Lombok Post Group) saat ditemui di lokasi kebakaran.

Hanafi merincikan, delapan kepala keluarga korban kebakaran adalah Sudirman, 38 tahun, Suhendi, 33 tahun, St Hawa, 30 tahun, Makruf, 30 tahun. Kemudian Samsudin, 58 tahun, Marsina, 31 tahun, Muhtar, 70 tahun dan Ismail, 60 tahun.

a�?Dari delapan kepala keluarga, kerugian yang diderita berkisar antara Rp 90 juta hingga Rp 100 juta,a�? jelasnya.

Sementara Tim Identifikasi Polres Bima Kabupaten masih melakukan olah TKP untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran itu.

a�?Olah TKP tetap akan kami lakukan, untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran ini,a�? katanya.

Sementara itu A�Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, Selasa siang (13/6) A�langsung mengunjungi korban kebakaran. Bupati menyerahkan bantuan tanggap darurat untuk delapan kepala keluarga korban kebakaran.

Bupati tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 13.10 Wita. Saat itu kondisi api sudah padam. Di lokasi kejadian terlihat sejumlah anggota Tim Identifikasi Polres Bima Kabupaten yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kehadiran bupati disambut haru korban kebakaran dan warga lainnya. Bupati mengucapkan turut berduka atas musibah yang terjadi. Bupati berharap kedepan masyarakat bisa lebih waspada.

a�?Ini merupakan ujian bagi kita di bulan yang penuh berkah. Kedepan kita harus lebih waspada dan memperhatikan kondisi rumah sebelum meninggalkan rumah,a�? ujar bupati di hadapan korban kebakaran.

Bupati menjelaskan kehadiran dirinya dengan wakil bupati sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap korban kebakaran. Bantuan yang diberikan dalam bentuk tanggap darurat.

a�?Bantuan yang diserahkan sekarang merupakan bantuan tanggap darurat. Bantuan lain akan menyusul,a�? ujarnya.

Disampaikan bupati, untuk korban kebakaran akan dilakukan pendataan jumlah kerugian masing a�� masing. Karena nanti pemerintah akan memberikan bantuan melalui biaya tak terduga yang sudah dianggarkan.

a�?Kalau dilihat dari jumlahnya sih tidak seberapa. Tetapi minimal data yang dilaporkan harus sesuai dengan kondisi di lapangan,a�? tegasnya. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka