Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Bawa Senjata Api Rakitan, Guru di Bima Diciduk Polisi

Bagikan

BIMA – Membawa senjata api (senpi) rakitan, AW, 40 tahun oknum guru SMPN 3 Monta diamankan polisi. AW diamankan bersama rekannya SB, 29 tahun, pemilik senpi rakitan itu. Mereka merupakan warga Desa Sia, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Kapolres Bima AKBP M Eka Fathur Rahman menjelaskan, dua warga Sie itu diamankan dalam Operasi Cipta Kondisi, Selasa malam (13/6). Mereka diamankan di pertigaan Desa Panda depan Mapolres Bima Kabupaten.

Dikatakan Eka, Ops Cipkon digelar menjelang Operasi Terpusat Kemanusiaan Ramadniya 2017. Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya razia kendaraan bermotor mengantisipasi kejahatan konvensional. Sasaran operasi, senpi, sajam, bahan peledak dan narkoba.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Selain mengamankan senpi rakitan, kami juga mengamankan tiga butir amunisi jenis kaliber 5,56 mm. Sopir mobil pikap WY, 27 tahun kami jadikan saksi,” ujar Eka.

Bersama dua tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, sepucuk senpi rakitan, tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm dan mobil SuzukiA� jenis pikap warna Hitam.

“Langkah selanjutnya, kami akan melakukan pengembangan untuk mengungkap sumber senpi tersebut,” tegasnya.

Dua tersangka akan dijerat dengan UU Darurat No 12 tahun 1951 Pasal 1. Ancamannya hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.

“Rencananya dua pelaku akan kami bawa ke Mapolda NTB untuk ditahan di sana. Sesuai dengan instruksi langsung dari Kapolda NTB,” pungkas Eka. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka