Ketik disini

Headline Metropolis

Catat, Informasi Penerimaan CPNS Pemprov NTB Itu Hoax!

Bagikan

MATARAM-Informasi tentang penerimaan calon pegawai honorer, maupun calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang beredar saat ini adalah hoax. Karena saat ini, tidak ada rekrutmen pegawai di semua instansi pemerintah, termasuk pegawai honorer.

a�?Belum ada rekrutmen, jangan percaya itu bohong,a�? tegas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB H Fathurrahman, Senin (12/6).

Fathurrahman mengungkap bahwa saat ini ada surat pengumuman nomor 919.3/2717/BKD/2017 tentang penerimaan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K) Pemprov NTB. Ia memastikan surat tersebut adalah surat palsu. Oknum yang membuat surat itu memalsukan tanda tangan Sekda NTB, sehingga terlihat seperti asli. Tapi ia menegaskan bahwa surat itu bukan surat asli. a�?Ini laporan dari Sekda langsung yang kirim ke saya,a�? ungkapnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Karena itu, ia meminta kepada masyarakat tidak mudah percaya dan selalu hati-hati terhadap informasi seperti itu. “Harus dicek terlebih dahulu keabsahannya, jangan sampai tertipu dengan informasi hoax semacam itu,” tegasnya.

Terkait surat itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB akhirnya mengeluarkan surat edaran untuk membantah surat hoax itu. Melalui surat itu, sekda menegaskan bahwa oknum yang mengeluarkan surat adalah penipu. Sehingga masyarakat diminta tidak mudah percaya.

Sementara terkait usulan formasi CPNS, sampai saat ini belum ada jawaban dari Kemeterian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Pemprov masih menunggu, dan selama belum ada kepastian dari pemerintah pusat. Ia mengimbau kepada seluruh warga untuk tidak mudah tertipu dengan informasi bohong. a�?Belum ada sampai sekarang kepastiannya,a�? ujar mantan Karo Kesra itu.

Dalam usulannya, Pemprov NTB mengajukan 4.603 formasi CPNS, sebagian besar adalah tenaga guru. Terdiri dari tenaga kesehatan 757 orang, tenaga teknis 945 orang, guru SMA 1.495 orang, guru SMK 1.322 orang, dan guru SLB 84 orang. Itu baru usulan Pemprov NTB, belum termasuk usulan dari kabupaten/kota di NTB. Mereka juga langsung mengirim usulan pada Kemenpan-RB.

Beberapa jam sebelum dimutasu Kepala Biro Humas Setda NTB Yusron Hadi mengungkapkan bahwa, beberapa orang kena tipu karena oknum tersebut mengimingi uang Rp 10 juta. a�?Itu adalah bentuk penipuan,a�? tegasnya. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka