Ketik disini

Headline Praya

Pemkab Lombok Tengah Janji Perhatikan Guru Sekolah Terpencil

Bagikan

PRAYA-Dinas Pendidikan Lombok Tengah (Loteng), berjanji memperjuangkan kesejahteraan dan status kepegawaian para guru honor, di tujuh sekolah terpencil. Mereka adalah, pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya, jauh dari pusat kota.

a�?Salah satunya, di SATAP Torok Aik Belek Desa Montong Ajan, Praya Barat Daya,a�? kata Kepala Dinas Pendidikan Loteng H Sumum, kemarin (14/6).

Sekolah terujung Loteng tersebut, kata Sumum berbatasan langsung dengan Lombok Barat (Lobar). Untungnya, kondisi infrastruktur jalannya memadai. Hanya saja, jarak tempuhnya jauh. Sehingga, membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup. Begitu pula, sekolah terpencil lainnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Di sekolah itu, beber Sumum jumlah guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS), bisa dihitung dengan jari tangan, hanya 3-4 orang saja. Selebihnya, guru honorer.A�A�A� Padahal, diakui Sumum gaji mereka tidak seberapa. Itu pun, dibayar per triwulan atau sesuai kebijakan pencairan dana BOS. Selebihnya, harus mengelus dada atau bersabar.

A�a�?Insya Allah, kalau pendapatan daerah kita besar gaji guru honorer bisa lebih besar,a�? cetus Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, terpisah.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka