Ketik disini

Headline Metropolis

Berkah Ramadan, Pengemis di Ampenan Kantongi Uang Rp 4,2 Juta

Bagikan

MATARAM-Pembawaan para pengemis yang membuat hati orang menjadi iba sehingga memberikan sejumlah uang, ternyata hanya kedok belaka. Dinas Sosial Mataram membuktikan pengemis memanfaatkan keprihatinan masyarakat yang akhirnya mau berbagi. Mereka mulai a�?bergentayangana�? di sejumlah lokasi di Mataram sejak awal Ramadan.

Entah karena apes atau kurang jeli mengatur strategi, dua orang pengemis yang tampak lusuh, dengan wajah memelas, urakan, bahkan sangat mengenaskan, kemarin ditangkap Satgas Sosial. Hasilnya sungguh mencengangkan, dari tangan pengemis yang ditangkap di Ampenan itu didapati uang Rp 4,2 juta.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Uang tersebut adalah hasilnya mengemis selama beberapa hari di Mataram. a�?Mereka ini pengemis yang kemarin datang ke kantor wali kota,a�? ujar Kadis Sosial Kota Mataram HL Indra Bangsawan.

Ya, sungguh mencengangkan. Dengan memanfaatkan keprihatinan orang yang iba padanya, pengemis itu ternyata mampu mendapat pemasukan jauh lebih banyak ketimbang para pegawai. Hebatnya lagi, hasil itu hanya didapat dari mengemis selama beberapa hari saja.

“Kita pulangkan mereka ke asalanya di Jerowaru, Lombok Timur sana,a�? kata Indra menjelaskan langkah yang diambil.

Jika masih memaksakan diri kembali ke Mataram untuk mengemis, tak menutup kemungkinan sanksi lebih berat bakal dijatuhkan. Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan Satgas Sosial terus bergerak. Fokus mereka selama ini adalah para pengemis di jalan.

“Kalau ada yang ke kantor, kita minta Satpol PP atau satpam setempat bantu mengatasinya,a�? ujarnya.

Temuan atas pengemis yang mengantongi uang banyak itu bukan kali pertama terjadi. Hal ini kembali mengingatkan masyarakat kalau pola memberikan pengemis uang secara langsung tidaklah tepat.

Sebelumnya, Baznas Kota Mataram mengingatkan, ada lembaga-lembaga resmi yang dapat digunakan jika hendak mengeluarkan zakat, infak, ataupun sedekah. a�?Supaya tepat sasaran, yang mau menyumbang itu lewat lembaga resmi saja,a�? saran Kepala Baznas Kota Mataram H Mahsyar Malacca.

Dengan berbagi melalui lembaga tersebut, masyarakat dapat memastikan uang yang diberikan tepat sasaran. Di saat bersamaan, mereka yang mendapat bantuan akan lebih merata. Potensi penyimpangan juga jauh lebih kecil. “Mari biasakan berbagi secara bijak,a�? imbaunya. (yuk/r5)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka