Ketik disini

Headline Sportivo

Tak Masuk Pelatnas, Atlet Triatlon NTB Protes ITF

Bagikan

MATARAM-Atlet Triathlon NTB Yan Bahtiar kecewa tak masuk pemusatan latihan nasional (Pelatnas) menuju Sea Games. Padahal, prestasinya pada cabang olahraga tersebut cukup moncer.

Terakhir, di Bali Triathlon dua bulan lalu, atlet asal Bima itu menjadi runner up.A� Yan mengatakan, dirinya sudah mengikuti seleksi pelatnas Mei 2016 lalu. Saat seleksi, dirinya paling terdepan.

Kala itu, dia mengikuti tes lari 10 kilometer dan berhasil mencatatkan waktu tercepat dengan 34 menit. Tes sepeda dengan jarak tempuh 44 kilometer, dia berada di urutan kedua dengan waktu 55 menit. Sementara pada tes renang, dia berada di urutan keempat dengan menempuh jarak 1.500 meter. a�?Dari total penilaian, saya yang tercepat meski renangnya berada di urutan keempat,a�? klaim Yan, kemarin (4/7).

Namun, saat pemanggilan training center kedua ke Jakarta Desember 2016 lalu, tak ada nama Yan Bahtiar alias dicoret. Malah yang dipanggil adalah orang-orang yang memiliki kemampuan di bawahnya. a�?Yang masuk ke Pelatnas Sea Games itu yaitu Johari Johan yang berada di urutan kedua dari Palembang dan urutan kelima Firmansyah dari Palembang,a�? jelasnya.

Sama dengan Yan, juara Bali Triathlon Andi Wibowo pun tak kunjung dipanggil ke pelatnas. Atas persoalan itu, dia dan beberapa rekannya protes ke Indonesia Triathlon Federation (ITF). a�?Kita sekarang masih melakukan protes ke pusat,a�? ungkapnya.

Berdasarkan konfirmasi dari ITF, perekrutan atlet pelatnas berdasarkan hasil dari pengamatan tim di lapangan. a�?Dari ITF, penentuan atlet ditentukan oleh pelatih,a�? jelasnya.

Kendati demikian, dia mengaku tetap merasa kecewa dengan keputusan pelatih yang dianggap tidak objektif. Mereka menentukan atlet berdasarkan kedekatan. a�?Kami tetap tidak menerima. Saya menduga ada permainan,a�? ungkapnya.

Dia mengaku, atlet asal Palembang Firmansyah tidak pernah menang di cabor lari dan sepeda atas dirinya. a�?Tapi, kenapa kok dia bisa masuk pelatnas,a�? protesnya.

Dia mengatakan, semua itu bisa dibuktikan di Bengkulu Triathlon 22 Juli mendatang. a�?Kita bisa buktikan siapa yang jadi terdepan di event itu,a�? ujarnya.

Untuk mempersiapkan kejuaraan itu, dia sudah melakukan latihan fisik sejak tiga bulan lalu. a�?Saya ingin buktikan bahwa atlet di pelatnas itu masih berada di bawah saya,a�? sesumbarnya. (arl)

Komentar

Komentar

Tags: