Ketik disini

Headline Politika

Deklarasi Molor, Koalisi Parpol Poros Tengah Pecah?

Bagikan

MATARAM-Rencananya koalisi poros tengah akan menggelar deklarasi pasca-Lebaran. Namun sampai sekarang rencana itu belum juga dilakukan. Ini memunculkan kabar tak sedap, jika wacana koalisi antara Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut kandas di tengah jalan.

Kabar ini dibantah tegas Ketua DPW PPP NTB Hj Warti’ah. Menurutnya, hubungan antara masing-masing partai politik masih tetap solid. Meski diakui, rencana deklarasi belum terealisasikan. Ini disebabkan sejumlah agenda politik di masing-masing partai.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

a�?Kami masih solid, baik-baik saja,a�? ungkapnya, kemarin (7/7). a�?Hanya soal waktu dan kesibukan kami belum sempat ketemu langsung,a�? tambah Ketua Komisi V DPRD NTB ini.

Perkembangan saat ini, diakui A�partai politik mulai mengunggulkan kadernya masing-masing untuk ikut berkontestasi di Pilgub NTB. Tak terkecuali partai berlambang Kakbah ini.

Baru-baru ini PPP kembali menyuarakan kadernya Nurdin Ranggabarani sebagai calon wakil bubernur NTB 2018. Ini menunjukkan jika Wakil Ketua DPW PPP NTB tersebut serius maju merebut kursi nomor dua.

a�?Saat ini semua punya hak yang sama, saya rasa tidak ada yang salah jika saat ini masing-masing partai menawarkan kadernya, terutama ke poros tengah,a�? ungkap Warti’ah.

Hal ini dibenarkan Ketua DPW PKB NTB H Lalu Hadrian Irfani. Sejauh ini komunikasi antara koalisi masih berjalan baik dan normal. Deklarasi masih menunggu momen yang pas.

a�?Kita tunggu momen,a�? ujarnya.

Di PKB sendiri, sambungnya, masih tengah memonitor dan mengikuti perkembangan politik NTB. Serta terus menyerap aspirasi masyarakat NTB. Sebab, siapa pun kader yang memiliki kemampuan berpotensi menang dan ada di PKB maka akan diberikan kesempatan lebih besar untuk berlaga di Pilgub NTB 2018.

a�?Kami semua ini masih memonitor perkembangannya,a�? ungkap Hadrian. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka