Ketik disini

Politika

Demokrat Akan Jadi Pemimpin Koalisi di Pilkada Serentak NTB 2018

Bagikan

MATARAM-Nahdlatul Wathan (NW) telah menetapkan kader terbaiknya untuk maju dalam Pilkada serentak NTB 2018. Keputusan ini dikeluarkan oleh Ketua Umum Dewan Tanfidziah Pengurus Besar Nahdlatul Wathan TGB HM Zainul Majdi dihadapan seluruh kader NW se-NTB.

Artinya, dengan pendeklarasian tersebut akan semakin memperjelas peta koalisi politik di NTB. Sebab untuk pilkada di tingkat kabupaten/kota (Lombok Barat, Lombok Timur, dan Kota Bima) terlihat jelas jika nanti Partai Demokrat akan menjadi pemimpin koalisi. Karena, Partai Demokrat tak lepas dari organisasi NW di NTB.

a�?Sementara untuk di Pilgub NTB, Demokrat masih membangun daya tawar, bisa menjadi calon gubernur atau wakil gubernur,a�? ungkap pengamat politik NTB Agus, kemarin (6/7).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Hal ini akan berdampak pada partai politik lain seperti Partai Golkar dan Gerindra. Di mana keduanya juga mendapat kejelasan jalan komunikasi politik terhadap Demokrat. Artinya, dua partai ini akan kencang menawarkan Rohmi sebagai calon wakil gubernur.

a�?Sedangkan PPP, PKB, PDIP, Hanura bisa lebih kencang menawarkan Rohmi sebagai calon gubernur,a�? tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD Demokrat NTB TGH Mahally Fikri menuturkan, partat akan memprioritaskan kepada kader-kader yang telah ditetapkan NW untuk maju dalam Pilkada serentak NTB 2018. Namun tentunya kader yang ditetapkan baik NW maupun Demokrat tidaklah sembarangan.

a�?Selama syarat-syarat utama terpenuhi, yang lain akan menjadi pertimbangan berikutnya,a�? papar Mahally.

Pria yang juga menjabat Ketua PW NW NTB ini menyampaikan, mengenai tantangan terhadap Hj Siti Rohmi Djalilah dalam dua bulan ke depan, diakui guna meningkatkan elektabilitasnya.

a�?Yang lain kan sudah pasti, tak ada tawaran lagi tinggal mencari pasangan calon dan partai koalisi,a�? katanya.

Saat ini, para kader NW diminta untuk memperjuangkan Rohmi untuk memimpin NTB. Jika nantinya hasil elektabilitas tinggi, maka akan menjadi calon gubernur bila tidak maka akan realistis.

Menyinggung perkembangan koalisi bersama partai, diakui yang formal masih bersama Partai Golkar. Diyakini, koalisi antara Golkar dan Demokrat akan terwujud. Meski beredar kabar koalisi permanen bersama Golkar putus di tengah jalan.

a�?Kita akan lihat endingnya, yang jelas sebagai kader kita tidak mengedepankan ambisi namun menjalankan amanah dari organisasi dan partai sebaik-baiknya,a�? tutup Wakil Ketua DPRD NTB ini. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka