Ketik disini

Kriminal

Dianiaya di Warung Tuak Khusnul Meninggal Dunia

Bagikan

MATARAM-Kasus penganiayaan berat kembali terjadi. Kali ini korbannya warga Desa Dasan Griya, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) yakni Khusnul. Pemuda 22 tahun ini, tewas setelah mendapat tendangan dari orang tak dikenal di Desa Duman, Kecamatan Lingsar, Kamis malam (6/7).

Informasi yang koran ini dapatkan, sebelum tewas, korban bersama Khaerul, pergi menuju warung minuman tradisional beralkohol jenis tuak di Desa Duman. Sekitar pukul 21.00 Wita, korban tiba di lokasi dan langsung bergabung dengan dua orang lainnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Tak lama kemudian, tiba-tiba salah satu dari orang tak dikenal itu menendang korban. Satu kali tendangan mengenai bagian kepala korban. Hantaman itu membuat korban limbung dan jatuh pingsan.

Melihat rekannya terjatuh, Khaerul mencoba melakukan pertolongan. Dia segera membawa korban menuju Puskesmas Lingsar untuk diberikan perawatan. Nahas, sebelum tiba di puskesmas, nyawa Khusnul tak tertolong.

Dikonfirmasi terkait peristiwa ini, Kapolres Mataram AKBP Muhammad membenarkannya. A�a�?Benar ada penganiayaan sampai korban meninggal dunia,a�? kata Muhammad, kemarin (7/7).

Polisi yang telah mendapat laporan tersebut, segera melakukan penyelidikan. Termasuk memperdalam infomrasi dari keterangan Khaerul yang memberi laporan.

Tak butuh waktu lama, pelaku penganiayaan Khusnul berhasil diringkus polisi. Samsul Hardi, 20 tahun, warga Lobar ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian.

a�?Kita tangkap hari ini (kemarin,Red),a�? ungkapnya.

Sementara untuk jenazah korban, dibawa ke RS Bhayangkara guna kepentingan autopsi. Menurut Muhammad, korban diduga tewas karena tendangan yang menyasar bagian vital, yakni kepala.

a�?Kemungkinan karena itu. Tapi kami masih menunggu hasil autopsi,a�? ujarnya.

Untuk pelaku, lanjut Muhammad, masih diperiksa tim Satreskrim Polres Mataram. Polisi masih mendalami motif penganiayaan yang dilakukan Samsul.

a�?Masih kita periksa,a�? pungkas Muhammad.(dit/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka