Ketik disini

Sumbawa

Pengadaan Seragam Gratis Bagi Siswa Diawasi TP4D

Bagikan

TALIWANGa��Bupati Sumbawa Barat Dr Musyafirin menegaskan, proses pengadaan seragam gratis untuk taman kanak-kanak (TK), SMP hingga SMA diawasi langsung Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). Pengawasan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyelewengan.

Bahan pembuatan seragam gratis siswa ini dilakukan melalui mekanisme tender. Bahan yang ditender itu kemudian dibagikan kepada 230 tenaga penjahit lokal se Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Para penjahit ini akan menuntaskan sekitar 11 ribu lebih seragam.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”87″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

a�?a�� Insya Allah proses pengadaannya tidak ada masalah,a��a�� kata Bupati Dr H Musyafirin, kemarin (6/7).

Orang nomor satu bumi penghasil tembaga dan emas ini memastikan kegiatan yang menganut sistem Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR)tidak melanggar aturan hukum yang ada. Dimana proses pengadaanya kainnya dilakukan melalui mekanisme tender, sementara pembuatan dan penjahitan baju sendiri serahkan ke pengusaha lokal.

a�?a��Selain anak-anak kita dapat seragam gratis, kita juga bisa memberdayakan pengusaha (penjahit,red) lokal KSB. Karena seragam ini nantinya dijahit oleh mereka,a��a�� katanya.

Bupati menegaskan, seragam gratis yang tengah dituntaskan pemerintah saat ini tetap akan diberikan juga untuk siswa SMA/SMK, meskipun secara aturan kewenangannya sudah diambil alih pemerintah provinsi.

a�?a��Janji seragam gratis ini saya sampaikan sebelum ada pengalihan kewenangan. Yang dituntaskan ini juga merupakan kegiatan yang seharusnya dituntaskan ditahun 2016 lalu. Karenanya, siswa SMA/SMK tahun ini tetap akan diberikan,a��a�� katanya.

Khusus pengadaan seragam tahun 2017, setelah keluarnya keputusan pengalihan pengelolaan SMA/SMK menjadi A�kewenangan Pemprov NTB, Pemda KSB terlebih dahulu akan melakukan konsultasi. Termasuk membahas secara intensif dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

a�?a��Kita lihat dulu, kalau memang urusan wajibnya sudah dituntaskan provinsi tentunya KSB tidak perlu lagi. Tapi ini masih kemungkinan, bisa iya bisa juga tidak,a��a�� katanya tersenyum.

Bupati tidak menampik, hampir semua sekolah SMA maupun SMK masih berharap mendapatkan seragam gratis dari pemerintah. Terutama dari orang tua/wali murid yang kurang mampu.

a�?a��Kalau harapan masyarakat memang seragam ini masih dibutuhkan juga untuk siswa SMA/SMK. Daerah juga tetap memberikan dukungan sesuai dengan kewenangan masing-masing,a��a�� pungkasnya. (far/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka