Ketik disini

Headline Kriminal

Wajah Pembobol Mobil Mamiq Dar di Mataram Mall Terungkap

Bagikan

MATARAM-Kasus pecah kaca mobil Lalu Daryadi alias Mamiq Dar, awal Juni lalu, mulai menemui titik terang. Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian yang menyebabkan kerugian hingga Rp 265 juta.

Kapolres Mataram AKBP Muhammad mengatakan, hasil rekaman kamera CCTV memberi petunjuk penting dalam penyelidikan kasus ini. Yakni terlihatnya terduga pelaku pemecah kaca mobil Mamiq Dar.

a�?Iya terlihat dari CCTV,a�? kata Muhammad, kemarin (7/7).

Muhammad menjelaskan, dalam rekaman tersebut ada dua orang terduga pelaku. Mereka mengendarai satu sepeda motor. Salah seorang pelaku, lanjut Muhammad, terlihat memecahkan kaca mobil Toyota Fortuner di bagian sopir, milik korban. Sementara pelaku lainnya menunggu di atas motor.

Setelah berhasil menemukan uang sejumlah Rp 265 juta di bawah jok pengendara, pelaku menuju areal parkir Mataram Mall. Mereka terlihat keluar bersama-sama setelah melakukan aksi pencurian.

Lebih lanjut, pelaku yang berhasil teridentifikasi adalah orang yang memecahkan kaca mobil. Orang tak dikenal ini diduga sebagai otak dalam aksi pencurian.

a�?Wajahnya kelihatan. Tapi baru satu orang saja yang berhasil terlihat, satu lainnya belum bisa,a�? kata Muhammad.

Karena telah mengantongi wajah pelaku, Muhammad mengatakan, akan memudahkan polisi mengungkap kasus ini. a�?Pastinya sangat membantu. Nanti tinggal dikembangkan saja,a�? pungkasnya.

Sebelumnya, mobil Toyota Fortuner milik H Lalu Daryadi dibobol orang tak dikenal. Pembobolan ini dilakukan di halaman parkir Mataram Mall. Akibat pencurian itu, pria asal Sekotong ini menderita kerugian hingga Rp 265 juta.

Modus pecah kaca mobil di MataramA� Mall, awal Juni lalu, diduga menggunakan serpihan keramik. Ada juga benda seperti busi yang diduga menjadi alat bantu saat memecahkan kaca.

Dengan alat-alat sederhana itu, digunakan pelaku untuk memecah kaca mobil. Guna menindaklanjuti kasus ini, Polres Mataram bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB telah melakukan gelar perkara. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka