Ketik disini

Headline Praya

Satpol PP NTB Diminta Tertibkan Galian Pasir di Karang Sidemen

Bagikan

PRAYA-Pemkab Lombok Tengah (Loteng) menyebut galian pasir dan tanah uruk di Dusun Selojan Desa Karang Sideman, Batukliang Utara (BKU) Lombok Tengah (Loteng) ilegal. Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu (PMP2T) setempat segera melayangkan surat kepada Satpol PP provinsi, guna dilakukan penertiban.

a�?Kita tidak berani mengambil kewenangan provinsi. Jadi, kita tunggu saja langkah mereka,a�? kata Sekretaris PMP2T Loteng Muhammad Sukarman, kemarin (8/7) dipendopo bupati.

Karena, lanjut Sukarman kewenangan untuk melakukan penertiban, ada di tangan Satpol PP. Nantinya, mereka akan membentuk tim terpadu bersama Satpol PP Loteng, didampingi Dinas Lingkungan Hidup (LH), PUPR dan PMP2T setempat.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Tahapannya, terang mantan Kabag keuangan dan umum sekretariat DPRD Loteng tersebut, yaitu diterbitkannya surat teguran pertama, kepada siapa pun yang melakukan galian.

Ia menekankan, jika berbicara Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2011 tentang, rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) kabupaten, maka seluruh wilayah Gumi Tatas Tuhu Trasna tidak diperkenankan adanya tambang.

Di beberapa desa di BKU dan Batukliang, tambah Sukarman sudah seringkali terjadinya longsor. Terakhir terjadi di Pondok Gedeng Desa Aik Berik. Di tempat itu, ada juga beberapa titik galian pasir dan tanah uruk. Sebelum kewenangan ESDM diambil provinsi, Pemkab pun sudah melakukan penertiban.

Ia berharap, aparatur pemerintah desa ikut mendukung langkah pemerintah, guna melarang siapa pun melakukan penambangan, baik perorangan, kelompok maupun perusahaan. Jika tidak, maka yang menjadi korban adalah, masyarakat pada umumnya. a�?Intinya, yang namanya illegal, maka harus ditindak tegas,a�? sambung Kabid Perizinan Dinas PMP2T Loteng Aryzona F Sidik.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka