Ketik disini

Headline Metropolis

NTB Siap Jadi Percontohan pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)

Bagikan

MATARAM-Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi menyambut baik NTB dijadikan daerah percontohan pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Sebab substansi dari program itu adalah meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam aspek pembangunan karakter yang kuat. Ia menilai, kesempatan itu merupakan peluang dan penghargaan dari pemerintah.

a�?Kita berharap konsep ini bisa melahirkan anak-anak NTB yang karakternya lebih baik,a�? kata TGB, kemarin (10/7).

Terkait teknis sekolah lima hari, hal itu masih didiskusikan bentuknya seperti apa. Tetapi substansi yang ditangkap adalah pendidikan penguatan karakter, tujuan utama itu sangat ia dukung. Karena ada kekhawatiran dari masyarakat, lembaga pendidikan yang ada saat ini belum mampu membentuk karakter anak-anak menjadi lebih baik. Sebab terjadi tawuran di mana-mana, kenakalan remaja dan sebagainya, kecuali pondok pesantren (ponpes).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

a�?Problem pendidikan nasional kan problemnya itu,a�? kata TGB.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat melakukan kunjungan kerja Provinsi NTB mengatakan, NTB dapat dijadikan contoh penerapan program penguatan pendidikan karakter melalui program yang telah dijalankan.

a�?Sesuatu hal yang luar bisa menyaksikan aktvitas pendidikan yang baik di NTB. Ini dapat menjadi contoh baik aktivitas secara nasional, dan semoga dapat terus berkembang,a�? kata Muhadjir usai mengunjungi beberapa yayasan pendidikan di Ampenan seperti Muhammadiyah Boarding School, Yayasan Lentera Hati Bording School, Pondok Pesantren Nurul Jannah-Nahdlatul Wathan Ampenan, Minggu (9/7).

Ia menjelaskan, penguatan pendidikan karakter di Boarding School sudah diterapkan. Tugas Kemendikbud adalah memastikan di sekolah-sekolah regular dapat menerapkan PPK yang telah dimasukkan dalam Kurikulum 2013 dengan memperkuat ekstrakurikuler dan kokurikuler. Sesuai amanah Presiden RI Joko Widodo, penerapan pendidikan karakter dengan bobot 70 persen pada pendidikan dasar.

a�?Penanaman pendidikan karakter di sekolah, anak-anak jangan dipaksakan dengan yang belajar macam-macam di dalam kelas, tetapi harus dirangsang siswa belajar aktif. Siswa ditanamkan kejujuran dan nilai-nilai Pancasila. Dengan itu maka akan lahir pribadi yang kokoh,a�? jelas Muhadjir dalam keterangan persnya.

Usai kunjungannya ke Mataram, Muhadjir mengaku akan menyampaikan cerita sukses (Success Story) tentang pelaksanaan PPK di Provinsi NTB. Agar dapat dijadikan contoh penerapannya pada provinsi lain. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka