Ketik disini

Praya

Polisi Usut Penganiayaan Pegawai Bandara Lombok

Bagikan

PRAYA-Kasus penganiayaan terjadi Lombok International Airport (LIA) di Praya Lombok Tengah (Loteng), Senin sore (10/7) kemarin. Korban atas nama M Halil, warga Karang Kebon Barat Desa Bagek Polak, Labuapi Lombok Barat.

a�?Itu gara-gara, permasalah kartu PAS bandara saja,a�? kata General Affair and Legal Section Head PT Angkasa Pura I (AP) LIA I Nyoman Siang pada Lombok Post, kemarin (11/7) melalui telepon genggamnya.

Lebih lanjut, kata Siang otoritas bandara telah menyerahkan proses hukumnya ke Polres setempat.

a�?Memang benar, ada dugaan penganiyayaan yang dimaksud,a�? sambung Kasat Reskrim Polres Loteng AKP Refles P. Girsang, terpisah.

Kasus tersebut, terang Refles terjadi antar pegawai bandara. Pelakunya, berinisialA� LB warga Desa Ketare, Pujut.

A�a�?Korban datang melapor pukul 22.00 Wita, Senin malam,a�? katanya.

Atas laporan itu, lanjutnya Satreskrim langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi. Hasilnya, ditemukan dugaan penganiyayaan.

Menurtnya kasus tersebutA� bermula saat pelaku yang bekerja sebagai porter lepas bandara menelpon korban menanyakan perihal kartu PAS bandara miliknya. Korban yang merupakan staf Koperasi Karyawan Angkasa Pura menjawab kartu pengenal tersebut sedang dalam proses. Selain itu pelaku juga menanyakan soal iuran wajib porter.

BACA JUGA :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Karena komunikasi via telepon tak mendapat titik temu, korban meminta pelaku menemuinya. Namun pelaku yang datang bersama rekan-rekannya terbawa emosi danA� menganiaya Halil.A� Untuk memastikan terjadinya penganiyayaan, kepolisian membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, guna dilakukan visum.

Sementara itu, Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rochman SIK menekankan, kasus yang menimpa petugas bandara tersebut, sudah ditangani secara hukum. Siapa pun yang bersalah, tetap diberikan hukuman setimpal, sesuai berat dan ringannya pelanggaran.

A�a�?Selebihnya, sedang didalami Reskrim. Kita tunggu saja,a�? lanjut orang nomor satu dijajaran Polres Loteng tersebut.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka