Ketik disini

Headline Sumbawa

1.325 Karyawan AMNT Mundur

Bagikan

TALIWANG – Manajemen PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) akhirnya buka suara terkait banyaknya karyawanA� yangA�A� mengambil paket program pensiun dini dan mengundurkan diri secara sukarela. Data terakhir management PT AMNT tercatat sebanyak 1.325 karyawan yang sudah mengajukan diri dari total sekitar 3.500 karyawan yang bekerja di PT tersebut.

Untuk diketahui, satu minggu terakhirA� karyawan yang mengambil paket meningkat sangat dratis mencapai 1.325 orang karyawan dari sebelum 400 orang. Dengan dasar itu, Pemda Sumbawa Barat berencanaA� menemui karyawan. Pemda Sumbawa Barat memastikanA� para karyawan yang mengambil paketA� tidak diintervensi oleh manajemen perusahaanA� tambang penghasilA� tembaga dan emas tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”87″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Manager Corporate Communications PT AMNT Rubi Purnomo kepada wartawanA� kemarin (12/7) menjelaskan, karyawan yang berminat mengambilA� programA� yang ditawarkan oleh manajemen PTAMNT bukan karena diintervensi. Semuanya berdasarkan skema perhitungan. Bagi para karyawanA� program ini dianggap paling menggiurkan.

Dikatakan, batas waktu yang diberikanA� manajemen untuk mengambil kedua paketA� ini bervariatif. Untuk paket pensiun dini usia 45 tahun ke atas berakhir tanggal 15 Juli mendatang. Sedangkan paket mengundurkan diri secara sukarelaA� yang berusia di bawah 45 tahun barakhir akhir bulan Juli.

Menurutnya, dengan jeda waktuA� sekitar tiga minggu ini, karyawan yang akan mengambil paket akan terus bertambah. Setelah disosialisasikanA� secara internal, para karyawan tergiur dengan tawaran perusahaan. Ini membuktikan, untuk merealisasikan program ini,A� perusahaan tidak melakukan intervensi.

”ParaA� karyawan murni mengambil paket pensiun dini dan mengundurkan diri secara sukarela karena inisiatif karyawan itu sendiri,” jelasnya.

Dikatakan,A� semua karyawan yang telah mengajukan mengambil paket itu tidak serta merta disetujui 100 persen. Perusahaan akan melakukan klarifikasi lagi. Hal ini untuk memastikan jumlah karyawan yang disetujuiA� oleh perusahaan mengambil paket tersebut. Terhadap yang telah mengajukan permohonanA� mengambil paket tersebut, hingga saat ini belum ada satupun disetujui oleh perusahaan.

Terkait pemberian bonus karyawan, Ruby mengatakan, manajemen tidak lagi memberlakukan bonus kepada karyawan.A�A� Penghapusan pemberian bonus kepada karyawan, merupakan salah satu item efisiensi anggaran.

”Pemberian bonus bukan merupakan kewajibanA� perusahaan. Melainkan kebijakan dari perusahaan,” katanya.

Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan manajemen PT AMNT merupakanA� upaya perusahaan mempersiapkanA� operasoinal jangka panjang perusahaan. Karena saat ini fase enam berakhir akhir tahun 2017. Sedangkan unuk memasuki fase tujuh perusahaan belum mengambil keuntungan dari kegiatan usaha yang dilaksanakan. ManajemenA� telah melakukan efisiensi terhadap sebagian besar item kegiatan yaitu perawatan alat berat dan perjalan dinas karyawan. (is/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka