Ketik disini

Tanjung

Pungutan Retribusi Kapal Cepat 3 Gili Dimulai Pekan Depan

Bagikan

TANJUNG-Bagi Anda yang sering menyeberang ke Gili Matra (Meno, Air, dan Trawangan) menggunakan kapal cepat, siap-siap mengeluarkan biaya tambahan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lombok Utara memastikan bakal menarik retribusi kapal cepat. Kebijakan ini rencananya mulai diterapkan pekan depan.

Kebijakan ini sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2010 tentang retribusi golongan jasa usaha,A� dengan turunannya Perbup Nomor 30 Tahun 2015,A� tentang penyesuain tarif perda tersebut. Untuk wisatawan domestik dikenakan Rp 2 ribu, sedangkan mancanegara harus membayar Rp 5 ribu.

a�?Minggu depan sudah mulai, pasti tenaganya sudah mulai,a�? terang Kabid Penataan Destinasi dan Usaha Pariwisata Disbudpar Lombok Utara Wayan Bratayasa, kemarin (12/7).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Dipastikan, retribusi kapal cepat ini menjadi salah satu komponen tercapainya target PAD Rp 1 miliar. Terutama dari retribusi golongan jasa usaha. Ia mengaku target retribusi kapal cepat tidak ditentukan, karena baru dimulai.

a�?Beberapa destinasi sudah kita pungut, tapi untuk kapal cepat kita baru mulai,a�? ujarnya.

Kendati demikian, Baratayasa meyakini, target PAD dari golongan jasa usaha Rp 1 miliar bisa terealisasi bahkan terlampaui. Sebab, jumlah wisatawan yang menyeberang menggunakan kapal cepat relatif banyak. Dalam satu tahun mencapai 1.229 pengunjung.

a�?Semoga saja, harapan kita memang seperti itu (PAD tercapai),a�? tandasnya. (zen/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka