Ketik disini

Metropolis

Serapan Anggaran Kota Mataram Belum Optimal

Bagikan

MATARAMa��Serapan anggaran pada semester pertama di Kota Mataram tahun ini belum menunjukkan grafik peningkatan yang dignifikan. Dari catatan yang berhasil dipantau melalui situs Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), baik realisasi keuangan atau fisik tidak berhasil mendekati apalagi melampaui target.

Bahkan pada realisasi keuangan, grafiknya cendrung menjauh dari target. Kesulitan mencapai target ini dikhawatirkan dapat menganggu rencana pembangunan daerah.

a�?(Seharusnya) serapan bisa lebih maksimal, sehingga dampak pembangunan bisa segera dirasakan masyarakat,a�? kata Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito, saat ditanya soal serapan anggaran yang tidak kunjung membaik.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Eko menegaskan, kinerja dari masing-masing OPD terus jadi pantauan serius kepala daerah. Jika serapan anggaran tidak kunjung memadai, tanpa disertai argumen yang logis, bukan tidak mungkin jadi alasan bagi kepala daerah mencopot kepala OPD yang bersangkutan.

a�?Iya ini akan jadi kajian dan evaluasi kepala daerah bagi pimpinan OPD yang dinilai lamban mengeksekusi anggaran,a�? ungkapnya.

Eko berjanji dalam waktu dekat kembali mengevaluasi pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Mataram. Pihaknya akan mencari jawaban apa yang jadi penyebab realisasi fisik dan keuangan justru tidak pernah berhasil melampaui target. Bahkan cendrung memperlihatkan tren penurunan.

Sekadar diketahui, Pemerintah Kota Mataram di APBD Murni tahun 2017 ini, mengelola anggaran sebesar Rp 1,358 triliun. Anggaran ini tersebar di 39 OPD. Terdiri atas Rp 588,43 miliar belanja langsung dan Rp 770,54 miliar belanja tidak langsung.

Untuk belanja langsung sebesar Rp 532,58 miliar digunakan bagi pegawai. Sedangkan Rp 55,86 miliar non pegawai. Sementara dalam belanja tak langsung, untuk pegawai dialokasikan sebesar Rp 121,43 miliar. Sedangkan anggaran nonpegawai, Rp 649,1 miliar.

Anggaran di atas, dialokasikan untuk pengadaan barang dan jasa di Kota Mataram. Menariknya, dari data rencana paket pengadaan pemerintah kota, sebenarnya tidak ada nilai paket di atas Rp 50 miliar. Sehingga harusnya, dengan nilai paket yang tidak terlalu besar harusnya serapan anggaran lebih baik.

a�?Saya rasa tidak ada paket yang nilainya besar-besar, harusnya bisa segera dieksekusi dengan cepat,a�? tadasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian APP Kota Mataram M Suryadi masih sulit dimintai keterangan. Dihubungi berkali-kali nomor ponselnya tetap tidak ada jawaban. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka