Ketik disini

Headline Metropolis

Dewan Dukung Bangunan Tua Diambilalih Pemkot Mataram

Bagikan

MATARAM– Rencana Pemkot Mataram mengambil alih bangunan Kota Tua Ampenan agar mudah dikelola, mendapat dukungan dari DPRD Mataram. a�?Kita sangat setuju kalau itu untuk kemajuan dan mengembangkan pariwisata,a�? ujar Ketua Komisi IV DPRD Mataram H. Muhir.

Menurutnya, jika rencana itu bisa dilakukan maka akan berdampak luar biasa bagi pariwisata di Ampenan maupun Kota Mataram khususnya. a�?Kalau tidak dikembangkan akan begitu terus tanpa perubahan,a�? katanya.

Meskipun hal ini untuk kemajuan pariwisata di Mataram, tetapi pihaknya juga meminta pemerintah tetap mendengar aspirasi masyarakat di Ampenan. Karena bangunan-bangunan yang ada di sana masih milik masyarakat setempat.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

a�?Kalau ingin maju, mari kita sama-sama kembangkan pariwisata ini,a�? ajaknya.

Lebih lanjut Muhir mengatakan, di Kota Mataram, yang pariwisatanya berpotensi dikembangkan adalah Ampenan. Karena didukung keberadaan bangunan kota tua dan pantai.

a�?Jadi tidak hanya bahari yang ditawarkan tetapi juga ada nilai historis yang bisa dijual termasuk arsitektur bangunannya,a�? katanya.

Dia menambahkan, pengembangan Kota Tua Ampenan sebagai kawasan wisata harus didukung masyarakat. Maka masyarakat diminta harus ikut andil dalam menjaga keamanan, kebersihan dan kenyamanan wisatawan yang datang.

a�?Jika mau berkembang kita butuh kepercayaan masyarakat dan peran serta mereka,a�? tandasnya.

Untuk diketahui, pemerintah kota berencana mengambilalih bangunan yang ada di Kota Tua Ampenan. Pengambilalihan ini untuk memudahkan pengelolaan bangunan yang memiliki nilai sejarah. Namun kebannyakan angunan tua itu masih menjadi milik masyarakat.

Pengambilalihan bangunan ini juga dilakukan agar pemerintah bisa menata bangunan Kota Tua Ampenan sehingga bisa dikembangkan sebagai ikon dan daerah pariwisata di Mataram. (puj/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka