Ketik disini

Headline Selong

PPHP Dinas Sosial Lombok Timur Klaim Tak Ada Paket Bermasalah

Bagikan

SELONG-Setelah mengalami keterlambatan penyaluran dari batas kontrak awal, paket sandang pangan akhirnya telah disalurkan. Pihak kontraktor dan Pemeriksa Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Dinas Sosial Lombok Timur (Lotim) menegaskan, penyaluran paket tidak mengalami permasalahan. Meskipun sebelumnya banyak kabar yang mengatakan bahwa paket bermasalah.

a�?Berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan, dari segi kualitas sudah sesuai. Hanya saja dari segi kuantitas masih kurang,a�? kata petugas PPHP Dinas Sosial Lotim, Sapri Sabtu (15/7) lalu.

Pria yang juga menjabat Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Kemiskinan ini mengaku pihaknya sudah sangat selektif dalam memeriksa item paket yang didatangkan. Baik item paket yang ada di dalam kardus maupun item beras. Semua dikatakan sudah diseleksi hingga dipantau penyalurannya di setiap Kecamatan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Terkait adanya item paket yang dikabarkan kedaluwarsa, pihaknya juga mengaku telah menindaklanjuti hal tersebut. a�?Kami sudah cari (item kedaluwarsa, Red) tapi tidak ada. Sudah kami koordinasi dengan Kades dan Camat juga tapi tidak ada laporan,a�? yakinnya.

Hingga SabtuA� lalu, Sapri menjelaskan terdapat kekurangan 1.500 paket yang belum disalurkan. Dengan rincian 1.000 paket akan disalurkan ke Pendopo Bupati Lotim dan 500 paket untuk di Sembalun. Rencananya kekurangan tersebut akan disalurkan paling lambat hari ini.

a�?Seribu paket yang disalurkan di Pendopo juga dihajatkan untuk fakir miskin. Itu menjadi kewenangan dari PPK menjelaskan untuk apa peruntukannya nanti, tapi Kadis sudah tahu selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA),a�? jelasnya.

Akibat belum seratus persen paket disalurkan Sabtu lalu, maka serah terima belum dilakukan pihak PPHP dan pihak Kontraktor. a�?Barang kan belum 100 persen, jadi kami belum berani. Kalau dipersentasekan sekitar 90 persen,a�? jelasnya.

Sementara pihak kontraktor dari CV ENI asal Lamongan Jawa Timur juga memberikan klarifikasi terkait berbagai persoalan penyaluran paket sandang pangan ini. a�?Sebenarnya untuk penyaluran itu sudah menjadi tanggung jawab Dinas Sosial. Kalau secara kewajiban penyediaan barang kami sudah selesai tanggal 7 Juli,a�? kata Eny Istiadurrostamiah penanggungjawab dari pihak kontraktor.

Item beras juga dikatakannya telah disalurkan pihak kontraktor ke 21 lokasi yang telah ditentukan. Untuk barang yang tersisa di Sport Hall Porda Selong, dijelaskan itu sebagai barang yang akan dimanfaatkan untuk mengganti barang yang rusak.

a�?Tinggal Sembalun dan Pendopo. Hari minggu atau maksimal Senin pagi (hari ini, Red) sudah disalurkan semua,a�? janjinya.

Beberapa barang memang saat ini dikatakan sedang dalam perjalanan untuk didatangkan. Itu untuk menggantikan sejumlah barang yang mengalami kerusakan saat dalam pengepakan atau proses penyaluran. Pihak kontraktor mengaku itu sebagai tanggung jawab mereka. a�?Apalagi waktu memang masih tersisa. Karena ada perpanjangan kontrak dari tanggal 17 Juni sampai dengan 18 Juli,a�? bebernya.

Sedangkan untuk keterlambatan hingga batas kontrak awal 23 Juni lalu, pihak Kontraktor mengungkapkan itu terjadi akibat kendala teknis. a�?Karena ada momen lebaran dan dari supplier kami ada yang membatalkan sepihak. Sehingga kami harus reschedule ulang,a�? tandasnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka