Ketik disini

Bima - Dompu

Tersangka Kasus Tramadol Terancam Pidana 10 Tahun

Bagikan

KOTA BIMA – Tersangka kasus kepemilikan Tramadol terancam pidana penjara 10 tahun jika terbukti memenuhi unsur pidana. Ancaman ini bagi yang memproduksi maupun yang mengedarkan tanpa izin berdasarkan Undang Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Kasi Pidum Kejari Bima Ronald Thomas Mendrofa menjelaskan, ancaman itu berlaku ketika kasus tersebut memenuhi unsur pidana. Memiliki dua alat bukti kuat berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan dari pihak kepolisian yang melakukan penangkapan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

“Jika berdasarkan hasil penelitian berkas yang diajukan penyidik kepolisian memenuhi unsur pidana, tersangka bisa dipidana maksimal 10 tahun,” jelasnya, kemarin (31/7).

Diakui Ronald, tindak pidana kasus Tramadol tengah menuai polemik. Seperti kasus dengan tersangka oknum warga Tanjung berinisial IA. Ia dinyatakan bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Raba Bima. Padahal menurut Jaksa, tersangka bisa saja dikenakan pidana, minimal pidana percobaan.

“Menurut kita (Jaksa, red) pasal pengedar memenuhi unsur pidana jika dilihat dari barang bukti yang ada dan siap untuk dipasarkan. Tetapi menurut hakim unsur pasal mengedarkan tidak terbukti. Karena belum sempat dilakukan dijualbelikan. Padahal ada pasal 53 untuk percobaan dipidana yang bisa diterapkan,” bebernya.

Saat ini, kata Ronald, jaksa sedang melakukan kasasi di Mahkamah Agung ( MA) untuk terdakwa IA. “Atas putusan hakim itu kami ajukan kasasi,” pungkasnya. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka