Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Wali Kota Bima Raih Penghargaan Upakarti

Bagikan

KOTA BIMA-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kota Bima di tingkat nasional. Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin menerima penghargaan Upakarti kategori jasa kepedulian dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Wali Kota Bima menjadi satu-satunya daerah di NTB yang mendapat penghargaan tertinggi dari Menprin tersebut. Penyerahan penghargaan berlangsung di ruang Garuda Gedung Kementerian Perindustrian di Jakarta Selatan, kemarin (2/8).

Pelaksana Tugas Kabag Humas dan Protokol Pemkot Bima Syahrial Nuryadin yang mendampingi Wali Kota Bima dalam penyerahan tersebut mengatakan, penghargaan Upakarti diberikan kepada mereka yang telah berdedikasi tinggi dalam pengembangan industri kecil dan menengah. Melaksanakan program kemitraan sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984, tentang perindustrian.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

a�?Penghargaan Upakarti ini diberikan sejak tahun 1985,a�? A�kata dia.

Penghargaan Upakarti A� mencakup lima kategori. Yakni, jasa pengabdian, pelestarian, kepeloporan, kepedulian dan IKM modern.

Wali Kota Bima menerima penghargaan kategori Jasa Kepedulian. Ini diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota yang mempunyai visi dan komitmen tinggi terhadap pengembangan IKM di daerahnya.

a�?Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin dinilai telah memberikan dukungan penuh bagi pengembangan IKM, khususnya tenun ikat,a�? tutur Syahrial mengutip bahasa Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam penyerahan penghargaan tersebut.

Menurut Hartarto A�lanjut Syahrial, peran Pemerintah Kota Bima terhadap pengembangan IKM dinilai cukup signifikan. Sebelumnya, kegiatan menenun untuk memenuhi kebutuhan sendiri, telah menjadi sumber pendapatan tambahan bagi perajin. Terutama bagi ibu-ibu selepas membantu suami di sawah atau di ladang.

Bahkan diakui, regenerasi perajin tenun cukup bagus. Sebab, kegiatan menenun, tidak hanya dilakukan orang-orang tua saja. Tapi juga oleh generasi muda.

a�?Warga sadar, dengan bertenun bisa mendapatkan penghasilan,a�? ujar Hartarto yang dikutip Syahrial.

Terpisah, Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Kota Bima, khususnya pada pelaku IKM.

Penghargaan ini katanya, menjadi motivasi dan inspirasi bagi para pelaku IKM agar selalu berinovasi meningkatkan kualitas produk.

“Insya Allah pemerintah daerah sebagai fasilitator akan terus memacu para pelaku IKM untuk mengembangkan usaha mereka,” kata Wali Kota.

HM Quaris juga menjelaskan, setiap tahun jumlah usaha tenun terus bertambah. Tahun 2009 jumlah industri tenun di Kota Bima sebanyak 105 kelompok. Tahun 2015 meningkat menjadi A�483 unit usaha.

a�?Tingginya jumlah penenun ini membuat sentra tenun meningkat. Saat ini tercatat ada sembilan sentra tenun,a�? ungkapnya saat dihubungi via telepon.

Peningkatan itu akunya, karena A�permintaan tenun ikat Bima yang terus naik. Saat ini kain tenun Bima sudah menjadi tren mode. (nk/LPG/adv/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka