Ketik disini

Metropolis

Butuh Aplikasi Khusus untuk Sampah

Bagikan

MATARAMa��Sejak tahun 2011, pemkot mulai puasa gelar Adipura. Tahun 2013, pernah meraih penghargaan Adipura. Hanya saat itu, dalam bentuk sertifikat.

Tetapi di tahun ini, Piala Adipura berhasil dibawa pulang. a�?Walaupun memang masih banyak masalah, tidak ada yang bisa 100 persen (bersih), ndak ada itu,a�? kata Ahyar.

Tetapi yang penting, standar lingkungan yang ditargetkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah bisa dilampaui. Catatan keberhasilan ini sangat penting.

a�?Walau meraih sebenarnya lebih mudah dari pada menjaga,a�? imbuhnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Ia memastikan ini akan jadi motivasi berlipat bagi pemerintah kota dan tentu saja masyarakat untuk lebih giat lagi menjaga lingkungan. Standar Adipura tidak hanya tentang persoalan sampah. Tetapi semua menyangkut lingkungan hidup.

Seperti pengelolaan sampah dan Ruang Terbuka Hijau, Pemanfaatan Ekonomi dari Pengelolaan Sampah dan RTH.

a�?Upaya yang kita lakukan untuk bisa menjaga ini dengan meningkatkan anggaran di Dinas Lingkungan Hidup,a�? jelasnya.

Keberpihakan anggaran bisa mendorong lebih banyak lagi upaya untuk mengentaskan persoalan lingkungan. Termasuk persoalan sampah di kota yang sampai saat ini selalu saja menyisakan banyak persoalan.

a�?Ya seperti kendaraan roda tiga, itu memang ada persoalan,a�? akuinya.

Beberapa kali ia mendapat laporan tentang para petugas motor roda tiga ada yang malas, sampai tidak menjalankan kewajibannya mengangut sampah di lingkungan. Termasuk juga penyalahgunaan motor roda tiga, untuk kepentingan di luar angkut-buang sampah.

a�?Ya kita minta nanti LH bisa tindak tegas itu, supaya persoalan sampah di kota bisa terselesaikan,a�? perintahnya.

Tidak hanya, itu ia juga mengharapkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera berinovasi membuat layanan angkut sampah secara online. Masyarakat yang merasa terganggu, dengan tumpukan sampah yang belum diangkut, bisa membuat laporan melalui aplikasi khusus.

a�?Nanti aplikasi itu juga bisa buat memantau apakah sampah sudah ditangani dengan baik atau belum,a�? terangnya.

Guna memaksimalkan kerja dari aplikasi ini, beberapa petugas kebersihan harus ditambah. Ia mencontohkan seperti di Udayana, minimal harus punya 10 petugas yang tetap menjaga kebersihan dan keasrian wilayah itu.

a�?Mereka fokus bekerja di sana saja, sehingga keindahan dan kenyamanan tetap bisa terjaga,a�? tandasnya.

Sementara itu, sejumlah warga berharap keberhasilan meraih Piala Adipura tidak lantas membuat Pemkot Mataram terlalu berbangga. Sebab tugas mempertahankan Pila Adipura jauh lebih berat.

Seperti yang dikatakan Asih, salah satu warga Kota Mataram. Dia berharap Piala Adipura membuat pemkot makin serius menangani masalah sampah.A� a�?Ya, harus itu, apalagi masalah sampah di Kota Mataram masih belum tuntas. Tugas pemkot malah lebih berat,a�? katanya pada Lombok Post.

Salah satunya sampah di Pasar Selak. Dikatakan Asih, sampah di sana menumpuk danA� berbau tidak sedap. a�?Sangat mengganggu,a�? jelasnya.

Menurut wanita 24 tahun tersebut, pemkot harus terus membenahi persoalan sampah di Kota Mataram. Dengan demikian, diharapkan Kota Mataram bisa bebas dari sampah.

Sementara itu Lurah Mandalika Nasrudin mengatakan, permasalahan sampah di kawasan Bertais memang telah terjadi sejak lama. Sampah-sampah tersebut, dinilainya banyak dibuang warga yang tinggal di luar Kota Mataram.

a�?Lebih dari 50 persen sampah ini dibuang warga di luar Kota Mataram. Ketika ronda malam bersama Lurah Bertais dan warga, kerap saya temukan truk yang membuang sampah pada malam hari, saya punya fotonya,a�? kata Nasrudin.

Karenanya, ia kerap berjaga 24 jam untuk menjaga wilayahnya dari sampah yang dibuang warga dari luar kota. Dengan cara ini, diharapkan membuat mereka yang membuang sampah sembarang menjadi takut.

Terkait dengan diraihnya Piala Adipura, Nasrudin berharap memacu semangat pemerintah dan warga untuk menjaga kebersihan di wilayah kota. a�?Kami berharap yang terbaik, ini kan demi Kota Mataram juga agar bebas sampah,a�? tegasnya. (zad/cr-tea/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka