Ketik disini

Headline Praya

DPRD Loteng Minta Poltekpar Dibangun di Mandalika

Bagikan

PRAYA-Polemik A�A�pembangunan kampus Politeknik Pariwisata Lombok (Poltekpar) di Desa Puyung Lombok Tengah (Loteng) terus bergulir. Anggota DPRD Loteng justru mengusulkan lokasi kampus tersebut dipindahkan dari lahan sengketa. Tujuannya agar kampus tersebut lebih dekat dengan lokasi wisata.

a�?Salah satunya, di kawasan ekonomi khusus Mandalika di Desa Kuta, Pujut,a�? kata Anggota Komisi IV DPRD Loteng H Ahmad Supli pada Lombok Post, kemarin (3/8).

Jika tidak, lanjut Supli masih ada lagi tempat strategis lainnya, seperti di wilayah Awang Desa Mertak. Kemudian, Desa Montong Ajan atau Montong Sapah, di Praya Barat Daya dan atau di Desa Selong Belanak, Praya Barat.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

A�a�?Intinya, dekat objek pariwisata,a�? tekan politisi PKS tersebut.

Kalau dibangun di Desa Puyung, menurut Supli sangat tidak elok. Menurutnya usulan tersebut, bukan karena sengketa lahan yang akhir-akhir ini mencuat. Melainkan, murni usulan sejak lama. Hanya saja, pemerintah enggan menerima.

a�?Kita lihat saja nanti,a�? kata Supli.

Lebih lanjut, pihaknya menambahkan ITDC dan para pelaku pariwisata lainnya harus menjamin, lulusan Poltekpar diterima bekerja di tempatnya masing-masing. Jika tidak, apa artinya kampus tersebut dibangun. a�?Yang paling utama, kita dukung saja dulu pembangunannya,a�? cetus Kabag Hukum Setda Loteng H Mutawali, terpisah.

Sebaiknya, saran Mutawali semua kalangan. Khususnya, masyarakat yang mengklaim lahan Poltekpar, mulailah berpikir panjang. Karena, kampus yang bersebelahan dengan IPDN tersebut diyakini akan memberi dampak positif bagi masyarakat di masa depan. Salah satu contoh, tambah Mutawali berapa banyak tenaga A�kerja yang akan direkrut pihak Poltekpar nantinya.

A�a�?Sehingga, terlepas dari pro dan kontra. Sekali lagi, mari kita dukung,a�? tekannya lagi.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka