Ketik disini

Headline Metropolis

Kursi Lowong JCH Bisa Diambil Orang

Bagikan

MATARAMa��Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Mataram yang bakal diberangkatkan sebanyak 651 orang. Ada tujuh kursi yang masih kosong dan berpeluang untuk diisi dengan daftar waiting list.

Kekosongan ini, karena tiga CJH mengidap stroke,A� sehingga dinyatakan tidak lulus uji kesehatan. Sedangkan empat CJH lainnya meninggal dunia.

a�?Karena itu, posisi mereka harus diganti, tetapi belum tentu (jatahnya) diisi warga kota,a�? kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) yang diwakili Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Muhammad Ambeang.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Para pengganti yang ditunjuk berasal dari daerah yang memiliki kuota CJH paling sedikit. Hal ini mengingat kuota yang berangkat tidak didasari jatah bagi kabupaten/kota, melainkan kuota haji provinsi.

a�?Kekosongan ini harus sudah terisi sebelum tanggal 7 Agustus,a�? jelasnya. Sebab tanggal 11 Agustus, kloter 1 harus masuk ke asrama haji. Menyusul kloter 7, pada tanggal 20 Agustus. Berikutnya, kloter 10 tanggal 24 Agustus.

a�?Sedangkan untuk kloter 11 belum kita ketahui kapan jadwal berangkatnya, karena mengikuti jadwal nasional,a�? jelasnya.

Dengan begitu, tidak akan ada lagi kekosongan di dalam keberangkatan. Guna memaksimalkan keberangkatan CJH dalam setiap tahun.

Sementara itu, tiga CJH yang tertunda keberangkatannya, disebutkan karena mengidap penyakit yang mengkhawatirkan. Apalagi dia tidak didampingi sanak familinya yang juga turut berangkat tahun ini.

a�?Kalau ada keluarganya, mungkin bisa dipertimbangkan. Keterbatasan tim medis juga yang jadi pertimbangan kita, sebaiknya tiga nama ini diusulkan ikut tahun depan,a�? terangnya.

Saat ini, sudah pada tahap pematangan teknis ketua rombongan. Mereka diharapkan bisa membimbing dan mengawasi CJH yang jadi tanggung jawabnya.

a�?Kita harus intens, berikan pelatihan supaya benar-benar matang,a�? jelasnya.

Ambeang menambahkan, sampai saat ini kondisi cuaca di Tanah Suci masih normal. Belum ada tanda-tanda cuaca ekstrim yang mengkhawatirkan, seperti tahun haji lalu.

a�?Ya normalnya di Tanah Suci dengan di sini tentu beda. Tapi kita sudah antisipasi itu, salah satunya dengan vaksinasi,a�? tandasnya.

Terpisah Ketua DPRD Kota Mataram H Didi SumardiA� menyampaikan harapannya agar panitia haji di NTB lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Ia mengaku sempat khawatir dengan persoalan yang pernah menimpa CJH asal Papua. a�?Katanya ada CJH asal papua yang gagal berangkat karena belum vaksin,a�? kata Didi.

Karena itu, ia mengingatkan agar para CJH yang sebelumnya ada di daftar waiting list lalu berkesempatan mengganti jemaah yang gagal berangkat, memastikan dirinya memenuhi syarat-syarat kesehatan.

Sesuai yang tertuang dalam peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji. Seperti vaksin influenza, meningitis dan berbagai vaksin lain.

a�?Kita tidak berharap kejadian itu, terjadi di sini ya,a�? tandasnya. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka