Ketik disini

Selong

Agustus, Kunjungan ke Tete Batu Meningkat

Bagikan

SELONG-Sejak akhir Juli lalu, para pengusaha penginapan di wilayah Tete Batu kebanjiran tamu. Memasuki Bulan Agustus, peningkatan jumlah tamu yang menginap masih menunjukkan grafik peningkatan.

a�?Alhamdulillah ada peningkatan sekitar 80 persen,a�? kata Pemilik penginanapan Hotel Grand Orri Zohri Rahman.

Dijelaskannya jika pada waktu normal, pengunjung yang menginap mencapi 50 orang bahkan kurang per bulannya. Maka sejak juli lalu angka kunjungan meningkat menjadi 100 orang lebih. Bahkan di awal bulan Agustus ini kunjungan ini terus meningkat. Dalam hitungan per minggu, bisa mencapai 40 bahkan lebih tamu yang datang menginap.

a�?Solanya mereka itu datang rombongan. Kadang satu rombongan itu isinya delapan sampai sepuluh orang. Kebanyakan yang datang adalah wisatawan Eropa,a�? aku Ori, sapaan pria tersebut kepada Lombok Post.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Untuk jasa penginanapan di Hotel Tete batu bagi wisatawan asing, harga yang dibanderol berkisar antara Rp 400 sampai Rp 500 ribu per malamnya. Dengan fasilitas penginanapan lengkap dengan kolam di tengah sawah. Pemandangan alam persawahan dan pegunungan dikatakan Ori menjadi daya tarik tersendiri bagi wisawatan untuk datang ke Tete Batu.

a�?Biasa mereka nginap di sini kadang tiga hari. Mereka trekking ke pegunungan Sangkareang hingga keliling menyusuri sejumlah air terjun yang ada di sekitar sini,a�? bebernya.

Sementara Mikaela, salah seorang wisatawan asal Belanda kepada Lombok Post mengaku ini merupakan kedatangannya yang pertama kali ke Tete Batu. a�?Saya dapat informasi dari teman bahwa di sini merupakan tempat berlibur yang tenang dan nyaman,a�? aku perempuan ini sambil membaca buku.

Benar saja, ia merasakan Tete Batu tempat berlibur yang pas bagi dirinya. Dimana tempat ini memang memberikan suasana tenang dan kedamaian. a�?Saya berangkat dari Bali kemudian ke sejumlah Gili yang ada di Lombok. Di sana terlalu banyak turis, jadi kurang nyaman untuk kami berlibur bersama keluarga,a�? akunya.

Ia mengaku senang menikmati pemandangan alam yang ada di wilayah Tete Batu. Kearifan lokal dan kehidupan masyarakatnya menjadi daya tarik tersendiri baginya untuk berkeliling menikmati liburan. a�?Ini adalah pulau yang kecil tapi begitu banyak keindahan yang bisa kita lihat di sini. Saya sudah dua minggu di sini sejak datang dari Pulau Komodo menuju Sumbawa dan kemudian ke sini,a�? akunya.

Untuk bulan Agustus, para pengusaha penginapan di wilayah Tete batu mengakui memang setiap tahun selalu terjadi peningkatan kunjungan. Namun, pada bulan di luar musim libur, angka kunjungan masih minim. a�?Makanya kami berharap ada gebrakan dari pemerintah untuk bisa menggelar festival atau kegiatan kebudayaan rutin setiap tahun di Tete Batu. Agar kita di sini punya daya tarik selain keindahan wisata alam yang kita sajikan,a�? harap Ori. (ton/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka