Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Beli Rumah Baru untuk Dapat Program KAT

Bagikan

KOTA BIMA – Pelaksanaan program Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Dusun Larea��u, Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima terungkap fakta baru. Warga penerima manfaat harus membeli rumah yang lebih baik agar bisa masuk dalam program tersebut.

Hal itu terungkap ketika Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima Aminurllah melakukan sidak ke lokasi tersebut. Ditemani anggota Komisi III H Mustahid H Kako, ia meninjau secara langsung pelaksanaan KAT, Sabtu (5/8).

Kasus ini diketahui dari penuturan H Jumarlin, salah seorang warga. Warga harus membeli rumah panggung seharga Rp 4 juta agar bisa masuk dalam program KAT.

a�?Itu pun saya utang, agar bisa beli rumah dan program ini saya dapat,a�? ungkap Jumarlin.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Dituturkan, saat survei awal sama sekali tidak dikatakan soal standar rumah yang akan mendapatkan program tersebut. Ia mengaku memiliki dua unit rumah enam tiang berdinding bedek. Namun, terpaksa satu unit rumah dijual untuk membeli rumah sembilan tiang berdindingkan papan.

Jumarlin tidak sendiri, karena A� ada beberapa rumah lain berdindingkan bedek dan tidak mendapatkan bantuan KAT. Alasannya sama, karena pemilik rumah tidak mampu membeli rumah yang lebih layak lagi selain yang dimilikinya saat itu.

Aminurllah kaget dengan penuturan warga. Tapi, Ketua DPD PAN Kabupaten Bima ini tidak ingin cepat mengambil kesimpulan.

a�?Kita akan pelajari dulu seperti apa juklak dan juknisnya, apakah memang ada kategori rumah yang akan mendapat program ini. Kalau ada aturan seperti ini, agak aneh juga,a�? kata Aminurllah.

Sejak pukul 16.30 Wita, Aminurllah mendatangi satu per satu rumah warga yang menerima bantuan itu. Dugaan kekurangan volume barang yang diterima warga, terbukti. Seperti jatah seng yang harusnya 45 lembar hanya diterima 40 lembar. Namun pengurangan tersebut diketahui oleh penerima manfaat. Karena berdasarkan kesepakatan untuk diberikan kepada warga lain yang tidak menerima bantuan.

Sedangkan soal A�kualitas barang tidak sesuai bestek, ada beberapa spek kayu yang berbeda dengan yang tertera dalam rancangan anggaran biaya (RAB).

a�?Ini masih akan saya dalami lagi, sementara akan saya data saja dulu,a�? ujar Aminurllah saat memantau.

Ditambahkanya, sudah banyak hal yang ia peroleh. Baik dari keterangan warga sendiri sebagai penerima bantuan dan juga keterangan dari pemuda yang tergabung dalam Garda. Direncanakannya, Senin (7/8) Komisi III akan kembali memanggil Dinas Sosial Kabupaten Bima untuk klarifikasi.

Kepala Dinas Sosial H Muhamaddin yang rencananya akan menemani Aminurllah ditunggu hingga pukul 16.30 Wita tak kunjung datang. Pukul 18.00 Wita, rombongan ini baru bergabung . Namun karena sudah malam, tidak sempat digelar diskusi. (tin/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka